Berita Terbaru :
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
1 Pedagang Terkonfirmasi Covid-19, Pasar Desa Mojorejo Ditutup
   

Wabup Soedjarno Buka Kejuaraan Paralayang Liga Jatim Seri 2 di Ponorogo
Mataraman  Sabtu, 03-08-2019 | 18:37 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali menggelar kejuaraan paralayang Liga Jatim seri 2 pada tanggal 2-4 Agustus 2019. Kejuaraan paralayang yang diikuti 70 peserta dari berbagai daerah se Jawa Timur ini, digelar di Gunung Gedhe Desa Tatung Kecamatan Balong Ponorogo.

Kejuaraan paralayang di gedung gedhe kali ini melombakan hanya nomor akurasi dan diikuti oleh kelompok umur 19 tahun 22 tahun serta kelompok umum.

Atas kejuaraan ini, sejumlah pihak mengapresiasi digelarnya paralayang seri ke 2, karena di Desa Tatung ini memiliki potensi atlet di kelompok siswa yang sangat bagus. Mengingat setelah dibuka dua tahun lalu, animo atlet meningkat terbukti banyaknya atlet lokal yang mengikuti kejuaraan ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Soedjarno, yang membuka kejuaran paralayang liga jatim seri 2 ini mengungkapkan bangga dengan atlet paralayangnya asal Ponorogo.

"Meski cabang olahraga baru di Ponorogo, atlet paralayang dari bumi reyog ini sudah bisa menyumbangkan medali perunggu di porprov jatim beberapa waktu yang lalu," kata Wabup Ponorogo, Soedjarno.

Sementara itu, gunung gedhe di Desa Tatung, menurut Arif Eko Wahyudi, Ketua Pasi Jatim, cukup bagus venuenya. Kedepan Pemerintah Ponorogo melalui Koni Ponorogo, diharapkan melakukan perbaikan-perbaikan disisi akses menuju tempatnya.

"Selain itu diharapkan masyarakat dan pemkab bisa bersinergi untuk mendukung supaya venue tersebut lebih baik lagi," kata Arif Eko Wahyudi.

Sementara perlu diketahui pemerintah Kabupaten Ponorogo, sangat mengharapkan untuk para atlet dari Ponorogo bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (yos)





Berita Terkait

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Tengah Pandemi

Atlet Paralayang Terbang di Atas Gunung Blego

Wisata Tandem Paralayang Terkendala Cuaca Buruk

Gunung Sumo Ilang, Surga Bagi Olahraga Paralayang
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  6 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  4 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  12 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber