Berita Terbaru :
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Banjir Bandang Terjang Pantura
Tekan Penyebaran Covid-19, Warga Dirikan Kampung Tangguh Secara Swadaya
Perpanjangan PSBB Surabaya Raya Mulai Hari Ini Hingga 8 Juni
   

Eks Lokalisasi Moroseneng Disulap Jadi Laboratorium Pusat Pembibitan Tanaman Anggrek
Metropolis  Sabtu, 03-08-2019 | 08:16 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Salah satu wisma eks lokalisasi Moroseneng kini disulap menjadi laboratorium Pusat Pembibitan Tanaman Anggrek pertama di Surabaya.

Wisma New Barbara yang terletak di komplek eks lokalisasi Moroseneng, Sememi Surabaya. Dulu, tempat yang dijadikan lokasi memadu kasih antara pria hidung belang dan wanita tuna susila (WTS) ini sangat tenar di jamannya. Namun siapa sangka, lokalisasi yang dulu memiliki pamor yang tak kalah dengan Gang Dolly itu kini disulap menjadi laboratorium kultur jaringan anggrek.

Bahkan terlihat, tak banyak yang dirubah pada wisma yang konon memiliki 50 kamar tersebut, salah satunya adalah stiker bertuliskan New Barbara. Saat masuk ke dalam, sudah tak ada lagi sekat-sekat kamar terlihat. Sebab sekat-sekat kamar itu kini disulap menjadi laboratorium kultur jaringan atau pembibitan tanaman anggrek. Sehingga yang terlihat kini, hanya puluhan tanaman anggrek, ratusan botol kaca, meja laboratorium, ruang inkubasi dan para peneliti yang tengah sibuk bekerja.

Menariknya, ternyata laboratorium ini adalah laboratorium kultur jaringan anggrek pertama di Surabaya, yang diinisiasi oleh Pemkot Surabaya. Dalam proses pembibitannya, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui.

"Pertama, harus melalui proses pembuahan, yaitu dengan mengambil serbuk sari dari anggrek-anggrek yang sudah disiapkan. Kemudian dilakukan proses perkawinan antara serbuk sari dengan putik, setelah itu dilakukan penaburan kedalam wadah bernama laminar air flow (LAF). Setelah ditabur, kemudian muncul protokorm like bodies (PLB)," papar Anis Satu Rida, salah tenaga Laboratorium Kultur Jaringan Anggrek dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya.

"Dari sana, kemudian bisa di sub sebanyak mungkin, ke dalam botol-botol kaca yang sudah disiapkan dan ditunggu selama sembilan bulan, agar bisa di aklimatisasi. Setelah proses aklimatisasi selesai, selanjutnya proses pemindahan planet, dengan cara dicuci terlebih dahulu dan dimasukkan kedalam comunity pot dan ditunggu lagi sekitar 3 bulan, hingga akhirnya baru di pindah ke individual pot. Proses ini dianggap selesai, lantaran hanya menunggu tanaman anggrek membesar," lanjutnya.

Anis Satu Ridajuga menyebutkan, suhu saat proses pembibitan di ruangan inkubasi harus harus homogen atau suhu yang sama sekitar 16 derajat celcius.

Anggrek-anggrek yang ia teliti dan dibibitkan adalah anggrek yang ramah dengan iklim Indonesia, seperti anggrek dendrobium, anggrek phalaenopsis, anggrek cattleya, hingga anggrek callus vanda.(end)

Berita Terkait

Eks Lokalisasi Moroseneng Disulap Jadi Laboratorium Pusat Pembibitan Tanaman Anggrek

Purel Eks Lokalisasi Tuntut Buka Kembali Rumah Karaoke

Berdayakan Warga Eks Lokalisasi, Pemkot Siapkan Pasar Tradisional

Revitalisasi Dolly Belum Tampung Warga Terdampak
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  5 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  7 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  6 jam

Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber