Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Harga Air Bersih Mahal, Polres Ngawi Bantu Korban Kekeringan
Jum'at, 02-08-2019 | 12:44 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Memasuki puncak musim kemarau, Polres Ngawi mengirimkan bantuan air bersih untuk desa yang mengalami krisis air. Aparat penegak hukum akan mengirimkan 20 tangki air bersih, kepada masyarakat korban kekeringan hingga bulan Oktober mendatang.

Puluhan warga Desa Karangnyar Kecamatan Karanganyar, menyerbu dua truk tangki air bersih , yang dikirimkan oleh Polres Ngawi.  Mereka rela berdesakan demi mendapatkan air bersih, yang jika membeli harganya mahal.

Memasuki puncak kemarau, ribuan warga desa di perbatasan Ngawi-Blora Jawa Tengah tersebut, mulai krisis air bersih. Berdasarkan informasi pemerintah desa setempat, dari 34 rukun tetangga, lebih dari 20 rukun tetangga yang mengalami krisis air bersih.

Terdampak kemarau, sejak bulan april, banyak sumur warga yang telah mengering. Sumur warga yang masih ada airnya, kondisinya juga kurang layak untuk dikonsumsi karena keruh.

Pertiwi, salah satu korban kekeringan, air tersebut hanya digunakan untuk mencuci, mandi dan memberi makan hewan ternak. "Untuk minum, warga membeli dari pedagang keliling dengan harga cukup mahal," kata Pertiwi.

Dalam sebulan mereka mengeluarkan uang senilai 80 ribu rupiah, untuk membeli air bersih. "Itu lebih mahal dari pengeluaran konsumen PDAM, yang rata-rata sekitar Rp 20 hingga Rp 40 ribu tiap bulannya," ujar Pertiwi.

Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu, menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah setempat selama musim kemarau, "Polres Ngawi akan mengirimkan 20 liter tangki air untuk diberikan kepada korban kekeringan," kata AKBP Pranatal Hutajulu.

Hingga saat ini, Polres Ngawi telah mengirimkan truk air bersih ke lima desa, yang warganya mengalami krisis air bersih. "Bagi pemerintah desa yang wilayahnya terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, bisa berkoordinasi dengan Polres Ngawi," imbuh Kapolres Ngawi. (yos)

Berita Terkait


Krisis Air Bersih Meluas ke Kecamatan Lembeyan Magetan

Kekeringan Meluas, Satlantas Polres Bojonegoro Droping Air Bersih

Kekeringan Meluas, 22 Desa di Tuban Alami Krisis Air Bersih

Siasati Kemarau, Petani Cabe Kembangkan Sistem Pompa Sumur Bor


Dampak Kekeringan, Petani Jagung Terpaksa Panen Dini

Kekeringan Ekstrim Landa Tuban, Merusak Tanaman Tembakau

Kekeringan Makin Meluas di Mojokerto

Alami Kekeringan, Petani Jagung Gagal Panen

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber