Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Cabe Rawit Sumbangkan Andil Besar untuk Inflasi Jatim Bulan Juli 2019
Jum'at, 02-08-2019 | 09:14 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Cabe rawit memberikan andil besar pada nilai inflasi Jawa Timur yang mencapai 0,16 persen pada bulan Juli 2019. Andil ini disebabkan karena harga cabe rawit yang terus merangkak naik sejak bulan Juni lalu, hingga saat ini. Selain cabe rawit, inflasi juga disumbang oleh komoditi emas perhiasan dan daging ayam ras.

Di bulan Juli 2019, cabai rawit memberikan andil paling besar pada inflasi Jawa Timur, yang mencapai  0,16 persen. Ini karena harga cabe rawit yang terus merangkak naik hingga angka Rp 70 ribu per kilogram.

Menurut Teguh Pramono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, harga cabe yang naik ini disebabkan karena belum memasuki masa panen. Sehingga diprediksi pada bulan Agustus , cabe rawit masih akan menyebabkan inflasi. "Selain cabe rawit, emas perhiasan dan daging ayam ras juga ikut menyumbang inflasi," katanya lagi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kediri sebesar 0,44 persen, diikuti Banyuwangi 0,39 persen. Dan Jember 0,24 persen. Deflasi pun terjadi di Sumenep 0,08 persen dan Probolinggo 0,05 persen.

Di sisi lain, ada komoditi yang ikut menghambat inflasi, yakni tarif angkutan udara, tarif kereta api dan tarif angkutan antar kota. Itu karena setelah masa peak season libur lebaran dan libur sekolah , tarif moda transportasi tersebut berangsur normal.(end)

Berita Terkait


Cabe Rawit Sumbangkan Andil Besar untuk Inflasi Jatim Bulan Juli 2019


Angka Inflasi Jatim di Bulan Maret Jauh di Bawah Angka Nasional

Ramadan dan Lebaran, Inflasi Jatim Hanya 0,49 Persen

Volatile Food Jaga Inflasi Jatim Terkendali

Bahan Makanan Picu Inflasi Jatim Lampaui Nasional

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber