Berita Terbaru :
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
   

Pemkab Jombang Siapkan Rp 2 Miliar Tangani Korban Kekeringan
Mataraman  Jum'at, 02-08-2019 | 03:10 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Pemerintah Kabupaten Jombang, menyiapkan anggaran Rp 2 miliar lebih untuk mengatasi dampak kekeringan, musibah kekeringan ini diprediksi mengancam warga di 10 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Sebanyak 1500 kepala keluarga atau 5.177 jiwa, kini mulai krisis air bersih yang diprediksi akan memasuki puncaknya Agustus,September ini.

Seperti aktifitas warga di Dusun Banyuasin Desa Kromong Kecamatan Ngusikan, memanfaatkan sisa air bersih di sebuah sumur di luar perkampungan. Sumur ini menjadi andalan warga, dikarenakan air sumur bor yang baru dibangun pemerintah belum maksimal.

Untuk kebutuhan konsumsi seperti memasak dan minum warga tetap menggunakan air sumur lama, resikonya mereka harus  harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer karena lokasi sumur berada di tepian hutan. Selain krisis air bersih, kemarau juga mengancam kawasan pertanian karena banyaknya waduk yang kering.

Abdul Wahab, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jombang, mengatakan, ada 10 desa yang tercatat masuk dalam kategori memiliki kerawanan  kebutuhan air bersih. "Sepuluh desa ini tersebar di 6 kecamatan," kata Abdul Wahab.

Tercatat ada 1500 kepala keluarga dengan jumlah 5.177 jiwa. Pemerintah saat ini sudah menyiapkan sejumlah langkah termasuk anggaran. "Dari Pemkab Jombang sendiri disiapkan Rp 2 miliar, belum lagi tambahan anggaran yang sudah disiapkan Pemprov Jawa Timur," kata Abdul Wahab.

Untuk meringankan beban warga, BPBD kini tengah mempersiapkan bantuan air bersih kepada desa-desa yang mengalami krisis air bersih. "Termasuk personil dan armada juga sudah disiapkan untuk mengurangi dampak kekeringan semakin meluas," ujar Abdul Wahab. (yos)

Berita Terkait

31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan

Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan

Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan

Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  9 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  9 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  10 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber