Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Kasi Intelijen Kejari Surabaya, Fathur Rohman
Staf ESDM Pemprov Dijebloskan Ke Tahanan
Kamis, 01-08-2019 | 19:38 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Jumlah tersangka pungutan liar (pungli) di Dinas ESDM Pemprov Jatim bertambah. Setelah Kasi ESDM, Kholik Wicaksono divonis 1 tahun penjara, hari ini, Kejaksaan Negeri Surabaya menjebloskan Ali Hendro Santoso, yang merupakan staf Kholik Wicaksono. Ali Hendro diduga ikut terlibat pungli ijin pertambangan sebesar Rp 30 juta.

Usai menerima pelimpahan tahap dua dari Polda Jatim, Ali Hendro Santoso, PNS di Dinas ESDM Pemprov Jatim ini langsung dijebloskan ke Rutan Kelas 1 Surabaya Cabang Kejati Jatim, oleh Kejaksaan Negeri Surabaya. Ali Hendro yang merupakan staf Kasi ESDM Kholik Wicaksono berperan sebagai makelar. Ali Hendro menerima order ijin pertambangan dari  pengusaha tambang asal Lumajang, Nurul Andini, sebesar Rp 30 juta.

Kasi Intelijen Kejari Surabaya, Fathur Rohman mengatakan penahanan Ali Hendro merupakan satu rangkaian kasus dengan Kasi ESDM Kholik Wicaksono yang telah divonis 1 tahun penjara. Ali Hendro didakwa melanggar pasal 11 dan 12 e undang-undang pemberantasan tindak korupsi dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun.

Sebelumnya, kasus pungli ijin usaha pertambangan ini menjerat Kasi ESDM Kholik Wicaksono. Kholik sendiri telah divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, pada 24 Mei lalu. Anehnya, hingga saat ini Polda Jatim belum juga menetapkan Nurul Andini sebagai tersangka pemberi suap. (end)




Berita Terkait


Staf ESDM Pemprov Dijebloskan Ke Tahanan


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber