Berita Terbaru :
Dikenal Bisa Menangkal Dari Gangguan Ghoib, Gus Idris Pembasmi Dukun Selalu Ramai
Unesa Akan Kembangkan Robot Untuk Penanganan Covid pengatur Suhu
Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
   

Ditemukan Pancuran Patung Batu Kepala Naga
Tempo Doeloe  Kamis, 01-08-2019 | 18:36 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Upaya Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, untuk melakukan survey penyelamatan situs di Jombang, mulai menemukan titik terang. Dalam proses hari kelima ini, petugas menemukan pancuran air berbentuk kepala naga. Temuan ini semakin menguatkan struktur bata situs sumber air bawah adalah bekas petirtaan masa majapahit.

Survey penyelamatan yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur di pemandian dusun Sumberbeji  Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Jombang, menemukan batu berbentuk kepala naga. Batu ini ditemukan tertempel di salah satu struktur bata yang menjadi saluran sumber air bawah.

Batu berbentuk kepala naga ini merupakan jaladwara atau pancuran air pemandian zaman majapahit. Diperkirakan batu berbentuk kepala naga ini jumlahnya lebih dari satu.

Selain itu, petugas juga menemukan ukuran panjang struktur bangunan diperkirakan mencapai 24 meter, tinggal panjangnya yang saat ini masih di cari petugas.

Wicaksono Dwi Nugroho, Arkeolog BPCB Jatim, mengatakan, temuan ini semakin menguatkan jika petilasan ini adalah bentuk pentirtaan atau kolam pemandian zaman majapahit. "Dari bentuk jaladwara berupa kepala naga ini menyerupai simbol air suci atau lebih tepatnya lokasi ini mirip tempat penyucian diri," ujar Wicaksono Dwi Nugroho.

Survei penyelamatan situs ini diagendakan akan berlangsung selama lima hari, setelah masa itu selesai tim akan membuat laporan untuk rekomendasi penanganan selanjutnya.

Situs sumber air bawah ini ditemukan warga satu bulan lalu, warga menemukan struktur bangunan bata zaman majapahit yang diduga saluran air. Dari saluran ini terus mengalir air jernih yang tidak pernah berhenti. (yos)

Berita Terkait

Batu Purbakala Ditemukan di Lahan Area Usaha Pembuatan Batu Bata Mojokerto

Situs Rumah Bangsawan Ditemukan Warga

Warga Kembali Temukan Batu Berelief Perempuan di Kompleks Percandian Gedog

Batu Mirip Arca Berbentuk Kepala Raksasa Ditemukan Warga Kota Blitar
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  9 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  13 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  12 jam

Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber