Berita Terbaru :
Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh
Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Empat Rumah Warga Ludes Terbakar
Diduga Mengantuk, Truck Box Tabrak Warung dan Motor, 3 Tewas
Knight Floorball Club Pantau Perkembangan Pemain Lewat Aplikasi ALSC
Lembah Indah Ngajum Ditargetkan Mampu Menjadi Wisata Alam Kelas Internasional
Pertama Kalinya, Piaggio MP3 500 HPE Sport Advanced Punya Gigi Mundur
Kemenag Bakal Bangun Kantor Layanan Haji di Arab Saudi
5 Pembalap Korban MotoGP Catalunya
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
   

Tunggu Sidang Putusan MK, KPU dan PPP Harap - Harap Cemas
Mataraman  Rabu, 31-07-2019 | 17:28 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Proses gugatan sengketa pileg yang diajukan oleh PPP ke ranah Mahkamah Konstitusi, masih mengambang . Pasalnya, dari hasil sidang terakhir, majelis hakim tidak menyebutkan bahwasanya gugatan ditolak atau dilanjut, justru meminta kepada pemohon untuk menunggu hasil nya, pada sidang tahap akhir .

Perkara sengketa pileg di kabupaten membuat cemas anatara kubu DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan KPU setempat. Pasalnya, PPP yang sebelumnya mengajukan gugatan ke ranah Mahkamah Konstitusi, sampai pada sidang dismissal Minggu lalu, belum ada kejekalasan, apakah perkara yang diajukan pemohon diterima atau ditolak majelis hakim.

Menurut Kuasa Hukum DPC PPP Wawan Sugiarto, sampai saat ini proses penangan perkara kasus sengketa pileg yang diajukan kliennya masih belum jelas, sebab pada sidang dismissal minggu lalu ,materi gugatan yang ditolak ataupun yang dilanjut.

"Pada saat sidang dismissal berlangsung, majelis hakim meminta kepada pemohon untuk menunggu panggilan dari MK atau mengikuti proses sidang pada tahap akhir atau sidang putusan MK," ungkap Wawan Sugiarto.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Madiun Bidang Hukum, Tri Haryono, juga merasakan kecemasan yang sama dengan pihak yang dialami pihak PPP. Saat proses sidang sebelumnya, majelis hakim meminta sebanyak 5 dan 11 alat bukti yang disiapkan sebagai materi jawaban atas gugatan yang diajukan oleh DPC PPP .

Diketahui , proses sidang tahap akhir atau sidang putusan di Mahkamah Konstitusi akan berlangsung pada tanggal 8 Agustus mendatang. Setelah itu, nantinya akan digelar penetapan anggota legislatif dan dilanjutkan pada tanggal 24 Agustus yakni pelantikan anggota DPRD Kabupaten Madiun.(end) 

Berita Terkait

MK Perintakaan KPU Hitung Ulang 3 TPS di Kota Surabaya

Tunggu Sidang Putusan MK, KPU dan PPP Harap - Harap Cemas
Berita Terpopuler
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
Sepak Bola  12 jam

Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Peristiwa  1 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  12 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber