Berita Terbaru :
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
   

Sudah Gelar 26 UKW, PWI Jatim Telorkan Wartawan Kompeten Terbanyak di Indonesia
Metropolis  Selasa, 30-07-2019 | 17:29 wib
Reporter : Machmud Suhermono
Surabaya pojokpitu.com, Sebanyak 1.071 orang wartawan di Provinsi Jatim telah dinyatakan sudah kompeten.

Mereka adalah wartawan yang telah mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim selama 26 angkatan, sejak UKW angkatan pertama digelar tahun 2012 hingga angkata ke 26 yang dilaksanakan pada 29-30 Juli 2019.

1.071 orang wartawan di Jatim yang telah dinyatakan kompeten tersebut berasal semua jenjang UKW, yakni kelas muda, kelas madya, dan kelas utama.

Selain itu, dengan jumlah mencapai 1.071, menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan jumlah wartawan kompeten terbanyak di Indonesia dibandingkan provinsi lain.

Saat ini, jumlah wartawan yang lulus UKW yang digelar PWI secara nasional mencapai 10.948 orang. Ini berarti, hampir sekitar 10 persennya berasal dari Jatim.

Khusus UKW angkatan ke 26 yang digelar PWI Jatim selama dua hari di Gedung PWI Jatim Jalan Taman Apsari Surabaya dan berakhir, Selasa (30/7/2019) hari ini, ada sebanyak 26 orang wartawan yang ikut di kelas muda.

Hasilnya, sebanyak 22 orang wartawan dinyatakan kompeten oleh Dewan Penguji. Sedangkan empat orang wartawan dinyatakan masih belum kompeten.

Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengucapkan selamat kepada para wartawan yang dinyatakan kompeten.

Pihaknya minta, wartawan yang telah menyandang predikat kompeten tersebut benar-benar bisa menjaga marwah dan profesionalisme sebagai seorang wartawan.

"Kalau setelah dinyatakan kompeten melakukan pelanggaran berat, maka sertifikat UKW bisa dicabut," tegasnya.

Sedangkan bagi wartawan yang belum kompeten, Ainur Rohim menyatakan, bahwa masih ada kesempatan untuk mengikuti UKW di kesempatan lain, baik di Surabaya maupun di tempat lain.

Tim Komisi Kompetensi PWI Pusat Djoko Tetuko menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan program kegiatan UKW yang selalu rutin digelar oleh PWI Jatim, hingga menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan penyelenggara UKW terbanyak di Indonesia.

"Dari 401 UKW yang digelar PWI secara nasional, 26 digelar PWI Jatim dan ini tertinggi di Indonesia dibanding provinsi lain," bebernya.

Apalagi, dari 26 UKW yang telah digelar PWI Jatim tersebut, kata Djoko Tetuto, sebanyak 1.071 wartawan telah dinyatakan kompeten. Jumlah ini, lagi-lagi juga menjadi yang terbesar di Indonesia dibanding provinsi lain.

"Makanya, terima kasih untuk PWI Jatim," tegasnya.

Meski demikian, ke depan, Djoko Tetuko minta pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW) oleh PWI Jatim harus terus semakin digenjot. Agar jumlah wartawan di Jatim yang kompeten semakin banyak.

Hal itu dinilai penting, karena Jatim sebagai provinsi yang besar dengan 38 kabupaten/kota, idealnya memiliki minimal sekitar 2.200 orang wartawan yang kompeten.

Dari jumlah itu, untuk kota-kota besar, seperti Surabaya dan Malang, paling tidak jumlah wartawan yang kompeten ada minimal 100 orang. Sedangkan untuk kota sedang dan kecil, jumlahnya berkisar antara 50 sampai 60.

"Sekarang ini kan baru separuhnya, makanya ke depan kegiatan UKW harus lebih sering lagi digelar PWI Jatim. Baik di Surabaya maupun di berbagai kabupaten/kota lainnya di Jatim," pungkas Djojo Tetuko. (yos)

Berita Terkait

SKK Migas Jabanusa Gandeng PWI Jatim Gelar Lomba Karya Jurnalistik

KSP Gandeng PWI Jatim Gelar Rapid test Bagi Jurnalis di Surabaya

Jelang New Normal, PWI Tuban Bagikan Seribu Masker

Gubernur Dapat Penghargaan PWI Jatim Award
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  11 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  1 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  22 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber