Berita Terbaru :
Di Kabupaten Probolinggo, Positif Covid Bertambah 6 Orang, Total Menjadi 83 Orang
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Banjir Bandang Terjang Pantura
Tekan Penyebaran Covid-19, Warga Dirikan Kampung Tangguh Secara Swadaya
   

Limbah Pabrik Gula Masih Cemari Irigasi Sawah
Mataraman  Selasa, 30-07-2019 | 11:00 wib
Reporter : M.Ramzi
Petani mengeluhkan air yang hitam dengan bau tidak sedap, serta mempengaruhi kwalitas hasil pertanian. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Limbah Pabrik Gula Poerwodadie Kecamatan Karangrejo Magetan, diduga kembali mencemari irigasi dan lahan persawahan milik petani.

Sejumlah petani di Desa Sempol Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, mengeluhkan kondisi air irigasi yang hitam dan menimbulkan bau tak sedap. Diduga penyebabnya, limbah Pabrik Gula Porwadadie Kecamatan Karangrejo Magetan, yang mencemari areal persawahan mereka. Petani mengaku, kondisi tersebut dialami sejak satu bulan terahir.

Menurut Paimin salah satu petani merasa terganggu. Selain bau, air di irigasi yang sudah tercemari juga berdampak pada hasil pertanian juga menurun. Hal seperti ini hampir dialami petani setiap musim giling pabrik gula.

Sementara itu Sutoyo, pegawai Pabrik Gula Poerwodadie mengaku, hingga saat ini belum ada keluhan atau laporan dari masyarakat terkait pencemaran air irigasi. "Persoalan limbah pabrik gula dengan para petani memang sempat terjadi, namun sudah kami selesaikan," jelas Sutoyo. (pul)

Berita Terkait

Limbah Pabrik Gula Masih Cemari Irigasi Sawah

Olah Limbah Kertas Jadi Block Note
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  6 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  8 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  7 jam

Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber