Berita Terbaru :
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
   

Permintaan Banyak Stok Bibit Cabai Kosong
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 30-07-2019 | 02:15 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Semenjak harga cabai mengalami kenaikan, permintaan bibit cabai di sentra pembibitan di Jombang juga mengalami kenaikan. Sayangnya, stok bibit cabai di pembenih cabai saat ini kosong.

Stok bibit mereka sudah di borong sejak awal cabai mengalami kenaikan, sedang untuk menyemai kembali mereka membutuhkan waktu cukup lama.

Dilihat aktifitas pembibit benih cabai di sentra pembibitan di Desa Badang Kecamatan Ngoro Jombang, mereka memilah bibit cabai kecil yang sudah dipesan oleh pelanggannya. Pembuat bibit ini membersihkan tanaman parasit yang menempel di bibit cabai berusia dua puluh hari ini.

Di sisi lain, pembuat bibit ini juga terus menabur bibit baru untuk melayani pesanan petani lainnya. Mereka mengaku saat ini tidak memiliki stok bibit cabai siap tanam, karena semua bibit cabai yang sudah semai sudah ada pemiliknya.

Hartatik, salah satu pemilik pembibitan cabai ini mengaku, sejak harga cabai naik banyak petani yang memborong bibitnya, akibatnya saat ini dirinya sudah tidak memiliki stok bibit untuk di jual.

Kalau ada sisa, bibit cabai adalah titipan petani yang sudah memesan jauh jauh hari. Soal harga, sejak banyak diburu harga dinaikan meskipun tidak banyak. "Jika sebelumnya satu batang cabai merah di jual harga Rp 220 sekarang naik menjadi Rp 250, sedang cabai rawit Rp 140 sekarang naik menjadi  Rp 170 perbatang," ujar Hartatik.

Kenaikan harga bibit cabai ini sebenarnya bukan dampak dari kenaikan harga cabai di pasaran, namun karena harga benih bibit cabai pabrikan juga mengalami kenaikan.

Selama ini bibit  banyak dipesan pelanggan tidak hanya dari Jombang, sejumlah kota di Jawa Timur mulai Kediri, Mojokerto, Nganjuk juga banyak yang memesan di kawasan ini. (yos)

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  18 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  17 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber