Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Infotainment 

Didi Kempot Curhat, Banyak Penyanyi yang Mengcover Lagunya Tanpa Izin
Senin, 29-07-2019 | 01:15 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Didi Kempot menyinggung para penyanyi yang sudah mengcover lagu miliknya tanpa izin terlebih dulu. Hal itu Didi Kempot sampaikan saat berbincang bersama Gofar Hilman yang tayang di channel YouTubenya dengan tajuk

"Saya biasanya diam nunggu royalti di YouTube enggak keluar-keluar," ucap Didi Kempot.

Pernyataan Didi tersebut kemudian disambut tawa pecinta karyanya yang hadir di lokasi itu. Dikatakan Didi saat ini aturan cover lagu belum jelas.

"Bahkan ada beberapa karya saya dicover banyak teman-teman seniman. Kalau secara pribadi, monggo-monggo saja, boleh. Tapi kalau alangkah baiknya izin," tegasnya.

Melalui izin tersebut, Didi Kempot mengingatkan bahwa untuk menciptakan satu lagu bukan perkara mudah dan segampang yang dikira orang.

"Biar tahu bagaimana susahnya orang bikin lagu, bagaimana orang saya nulis lagu habis kopi berapa cangkir untuk mengkhayal. Saya bisa tidak tidur berapa ratus jam. Begitu jadi lagu diambil lagu tanpa ngomong," papar dia.

"Ya kalau bisa izin, ngomong yang baik-baik. Enggak punya duit enggak masalah, orang jawa bilang ada kulon uwonnya," timpalnya.

Didi mengatakan ada beberapa penyanyi dangdut yang meminta izin menggunakan lagunya. Namun, sayangnya lebih banyak yang tidak izin.

"Yang izin tiga, yang enggak 10 orang. Sangat banyak sekali," jelasnya.

Lalu apakah Didi Kempot bakal memperkarakan para penyanyi yang tidak meminta izin mengcover lagu ciptaannya?

"Saya tuh seniman karena terlahir di Kota Solo, nerimo," jawabnya.(chi/jpnn/yos)  

Berita Terkait


Didi Kempot Curhat, Banyak Penyanyi yang Mengcover Lagunya Tanpa Izin


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber