Berita Terbaru :
Tidak Memakai Masker, Sejumlah Pengendara Jalan Diminta Putar Balik
Pesta Minuman Keras Dua Warga Tewas
Datangi E-Warung Dinsos dan Supplier Bawakan Beras Pengganti
Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Layanan RSUA Disorot Pasiennya, Begini Kata Humas
Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Ikuti Rapid Test Gratis
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUA
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
   

Bikin Mewek, Penyandang Disabilitas Ini Menikah Dengan Ihklas
Mataraman  Sabtu, 27-07-2019 | 15:00 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang pasangan disabilitas melangsungkan pernikahan. Margono dan lestari berkomitmen menikah hasil buih buih cinta bersemi di Dinas Sosial Kota Madiun.

Margono merupakan warga jalan Mangga, Kelurahan Kejuron seorang tukang servis elektronik yang memiliki cacat kaki. Sedangkan Lestari, istrinya merupakan warga jalan Gajah Mada, Kelurahan Menguharjo, Kota Madiun yang mengalami cacat tangan dan tunawicara.

Pasangan telah menjalin asmara sejak 10 tahun itu, akhirnya memutuskan untuk berumah tangga. Ijab qabul berlangsung di Kantor Urusan Agama Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun

Kepala Bidang Sosial Dinsos PP&PA Kota Madiun, Siti Nursahada mengatakan, keduanya merupakan binaan Dinas Sosial yang setiap bulan rutin diberikan pelatihan. "Dari pertemuan rutin itulah sebagai cikal bakal pertemuan Margono dengan Lestari hingga tumbuh benih cinta," kata Siti Nursahada

Kakak ketiga Lestari, Agus Priyono mengaku, sejak dulu telah merayu keduanya untuk melangsungkan pernikahan. Namun, karena terkendala biaya, akhirnya mereka mengurungkan niat tersebut. "Dengan fasilitas dari Dinsos, kami pihak keluarga mempelai merasa terbantu," kata Agus Priyono

Bagi mempelai pria Margono, usai melangsungkan pernikahan mengaku senang. Walaupun sempat deg-degan saat menyampaikan ijab qabul dihadapan penghulu. Apalagi wali nikah, saksi dan semua pihak keluarga turut hadir. (pul)

Berita Terkait

Beginilah Tata Cara Gelar Pesta Pernikahan di Masa New Normal

Segera Menikah, Aurel Dapat Wejangan dari Pak De

Nenek 71 Tahun Menikah Dengan Pria 36 Tahun, Begini Jalinan Asmaranya

Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  1 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  16 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber