Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Infotainment 

Ditengah suhu dingin, pagelaran jazz gunung bromo mampu memukau penonton. Tompi menghibur penonton di hari pertama pegelaran jazz gunung bromo. Foto Farid Fahlevi
Jazz Gunung Bromo, Pagelaran Jazz di Suhu Dingin
Sabtu, 27-07-2019 | 10:13 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Konser jazz gunung bromo kali ke 11 kembali digelar selama 2 hari berturut-turut. Konser yang berada di Lereng Gunung Bromo di ketinggian 2300 meter diatas permukaan laut di Probolinggo mampu memukau penonton.

Suhu udara dingin sekitar 5 sampai 10 derajat celsius, seketika menjadi hangat saat musisi-musisi jazz satu persatu tampil. Pada hari pertama, Jumat malam, sejumlah artis ikut meramaikan.

Seperti pianis jazz legendaris Idang Rosidi. Meski usianya tidak lagi muda namun performa dalam memainkan alat piono sangat luar biasa. Idang Rosidi juga berkolaborasi dengan penyanyi Mus Mujiono.

Siapa yang tidak kenal penyanyi yang satu ini, sejumlah lagu hits dijamannya, seperti Tanda-Tandanya dan Arti Kehidupan masih terekam jelas dipenonton.

Tompi juga tampil dipertunjukkan pamungkas hari pertama. Personil trio lestari ini, merupakan kali ke dua tampil di jazz gunung bromo. Suhu dingin hingga merasuk ke tulang, menjadi tantangan tersendiri dalam membawakan lagu demi lagu.

Seperti biasa, lagu andalan Seperti Romasa, Selalu Denganmu, Sedari Dulu hingga Menghujam Jantungku mampu membuat penonton terbuai. Bahkan Lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang yang di aransement menjadi musik jazz menjadi penuh harmoni.

Menurut Tompi, sudah dua kali tampil di jazz gunung, pertama pada tahun 2012 bersama Glen Fredly. "Tampil di jazz gunung bromo merupakan tantangan tersendiri sebagai penyanyi. Konon musik jazz gunung merupakan tempat konser tertinggi di dunia," kata Tompi.

Selain mendapat apresiasi dari Kementrian Pariwisata, konser jazz gunung ini juga merupakan pertunjukkan musik jazz bertaraf internasional. Diharapkan dengan digelarnya konser jazz selama dua hari di kawasan gunung bromo, mampu meningkatkan kunjungan wisata ke gunung tercantik di dunia ini. (pul)

Berita Terkait


Wujud Pelestarian Bengawan Dengan Jazz Bengawan

Jazz De Ijen, Hangatnya Musik di Dinginnya Pegunungan

Jazz Gunung Ijen Kembali Digelar, Para Penampil Sukses Hibur Pengunjung

Duet Andien-Wagub Jatim Pukau Penonton Jazz Traffic Festival


Ngantuk Berat, Mobil Jazz Menabrak Pagar Pembatas Rel Kereta Api

Jazz Gunung Bromo, Pagelaran Jazz di Suhu Dingin

Hari Terakhir, Ada Tulus di Prambanan Jazz 2019

Yanni Bawa 60 Musisi Untuk Prambanan Jazz 2019

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber