Berita Terbaru :
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
   

Stok Petani Terbatas Harga Cabai Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 26-07-2019 | 21:03 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Keuntungan tidak bisa dinikmati semua petani cabai, karena banyak tanaman cabai mati akibat terserang hama dan kekeringan. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Kenaikan harga cabai rawit di pasaran menjadi berkah bagi sebagian petani di Jombang. Mereka mengaku mendapatkan untung besar dari kenaikan harga tersebut.

Sejumlah pekerja terus memetik cabai yang memerah dan meninggalkan yang masih hijau. Mereka yakin harga cabai ini masih akan terus naik, karena banyak tanaman cabe yang mati sejak sebulan terakhir.

Salah satu petani yang menikmati keuntungan berada di Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro Jombang. Sejak satu bulan terakhir, harga cabai terus mengalami kenaikan dari Rp 8 ribu perkilogram hingga mencapai Rp 67 ribu perkilogramnya. 

Muhamad Heri Zakaria salah satu petani mengakui, dalam sebulan ini suplay cabai banyak berkurang. Penyebabnya karena  tanaman cabai mati terserang hama, dan kesulitan air di musim kemarau. "Kami bersyukur tanaman cabai bisa tumbuh subur karena perawatan dan lahanya yang dekat dengan sumber air," kata Heri.

Kenaikan paling tinggi terjadi seminggu terakhir, dimana harga cabai di tingkat petani menyentuh Rp 60 ribu.  Harga ini sampai konsumen sudah menyentuh Rp 80 ribu hingga Rp 100 perkilogramnya. (pul)

Berita Terkait

Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun

Harga Cabai Murah, Petani Rugi Jutaan Rupiah

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  10 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  7 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  15 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  21 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber