Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kasir Toko Toserba Jadi Korban Gendam, Pelaku Terekam CCTV
Jum'at, 26-07-2019 | 13:21 wib
Oleh : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Aksi hiptonis terekam kamera CCTV terjadi di sebuah toko toserba di Kecamatan Arjosari Pacitan. Pelaku berwajah WNA mengelabuhi kasir toko dengan modus menukar uang.

Korban Indah tidak menyangka, dirinya digendam oleh WNA. Hingga uang jutaan rupiah di dalam laci raib digondol. Dugaan aksi hipnotis terjadi Sabtu lalu itu, juga terekam kamera pengintai.

Tampak 2 orang berwajah WNA memasuki toko dan berkeliling ke penjuru ruangan. Usai membeli sebuah keranjang, pelaku menghampiri kasir toko. Disinilah dugaan aksi hipnotis dilakukan. Mereka berpura pura menukar uang pacahan Rp 50 ribu dengan lembaran uang seratus ribu. Pelaku juga meminta uang Rp 100 ribu dengan ciri nomer seri khusus.

Karena tak di temukan, pelaku meminta kasir toko untuk mengambil seluruh uang pecahan seratus ribu di dalam laci. Sementara salah satu pelaku lain mengalihkan perhatian dengan mengajaknya berselfi. Kasir toko mengaku tidak sadar, saat uang yang dipegang telah raib .
Sementara itu AKP Herman Kapolsek Arjosari mengatakan, kini tengah melakukan penyelidikan. Polisi meminta keterangan korban dan pemilik toko, dan mengantongi ciri-ciri pelaku melalui kamera CCTV. Akibat kejadian ini, korban Indah harus kehilangan Rp 1,5 juta dari dalam laci. (pul)

Berita Terkait


Kasir Toko Toserba Jadi Korban Gendam, Pelaku Terekam CCTV

Digendam, Seorang Ibu Muda Gagal Beli Motor

Pelaku Gendam Terekam Kamera CCTV Saat Perdayai Penjaga Toko


Dua Pelaku Gendam Diamuk Masaa

Pelaku Gendam Berjimat Diringkus Polisi

Tukang Gendam Lintas Wilayah Dibekuk Polisi

Berbekal Kitab dan Telur Komplotan Gendam Gasak Uang Ratusan Juta

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber