Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Rugikan Milyaran Rupiah, Debitur BRI Dijebloskan ke Medaeng
Jum'at, 26-07-2019 | 10:19 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri , Kejari Surabaya kembali menahan seorang debitur berinisial AS, setelah menerima dana kredit sebesar Rp 1,8 miliar.

Penahanan tersangka AS pada Kamis (25/7) malam, dilakukan setelah Kejari Surabaya menahan Associate Account Officer BRI berinisial NLH.  Tersangka AS ditahan 20 hari ke depan, terkait proses penyidikan dalam perkara tindak pidana korupsi kredit fiktif di BRI Surabaya.

Menurut Anton Delianto, Kepala Kejari Surabaya, kasus ini berawal saat pemberian kredit modal kerja ritel max ke 9 debitur. Pengajuan dan proses kredit dilakukan oleh tersangka NLH sebagai AAO BRI, bersama tersangka AS. Proses pengajuan kredit ini menggunakan dokumen fiktif diantaranya KTP dan legalitas usaha debitur yang juga palsu.

Setelah dana cair, uang tersebut tidak digunakan sesuai pengajuan. Sedangkan uang sebesar Rp 1,8 milyar justru digunakan untuk kepentingan pribadi. Tersangka AS  mendapat bagian sekitar Rp 390 juta, sedangkan sisanya dibagikan ke tersangka lain.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 junto pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, sesuai dengan perubahan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tipikor. (pul)

Berita Terkait


Rugikan Milyaran Rupiah, Debitur BRI Dijebloskan ke Medaeng


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber