Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Komisi Pemberantasan Korupsi menambah 30 hari penahanan untuk tersangka Romahurmuziy, pada kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Foto Iman Pujion
KPK Tambah 30 Hari Lagi Masa Tahanan Romy
Kamis, 25-07-2019 | 11:28 wib
Oleh : Iman Pujiono
Berita Video : KPK Tambah 30 Hari Lagi Masa Tahanan Romy
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK memperpanjang masa penahanan terhadap Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romy.

KPK menambah 30 hari lagi untuk penahan Romy sebelum kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan. Pada Rabu (24/7) petang, Rohmahmurmuzy masih menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Juru bicara KPK Febri Diansya membenarkan terkait penambahan penahanan Romy untuk 30 hari kedepan,  mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 23 Agustus 2019.  "Dalam waktu 30 hari itu KPK akan menuntaskan proses penyidikan untuk Romy dengan memperkuat bukti-bukti," kata Febri Diansyah.

Romy diduga menerima uang sekitar Rp 300 juta dari 2 pejabat Kemenag di Jawa Timur. Yaitu dari Haris Hasanuddin dan Mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya agar lolos dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur. Romy dianggap bisa memuluskan mereka ikut seleksi, karena dinilai mampu bekerja sama dengan pihak tertentu di Kemenag Jawa Timur. (pul)

Berita Terkait


KPK Tambah 30 Hari Lagi Masa Tahanan Romy

Muafaq Curhat Suap 51 Juta ke Romy Usai Dilantik Jadi Kepala Kemenag Kabupaten Gresik

Terbukti Suap Romy, Muafaq Dituntut 2 Tahun Penjara

Gubernur Akan Hadir Memenuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber