Berita Terbaru :
Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan Kepada 53 Tokoh Terpilih
PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
Jelang Pilbup, Seluruh Ketua Parpol Melakukan Deklarasi Damai
   

Polda Jatim Tangkap Rahmad Pembina Pramuka Yang Cabuli 15 Anak
Metropolis  Rabu, 24-07-2019 | 21:09 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Di hadapan penyidik, tersangka Rahmat nekat mencabuli anak didiknya karena pernah menjadi korban praktek asusila yang sama. Foto Yus
Surabaya pojokpitu.com, Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, meringkus oknum pembina Pramuka, yang dilaporkan telah mencabuli 15 anak binaannya. Untuk melancarkan aksinya, tersangka memberi iming-iming masuk dalam tim inti Pramuka.

Pelaku Rahmat Santoso Slamet, oknum pembina Pramuka ini meringkuk di Sel Tahanan Polda Jatim. Setelah dilaporkan mencabuli 15 anak didiknya. Tersangka ditangkap Tim Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, setelah dilaporkan tiga orang wali murid salah satu sekolah negeri di Surabaya.

Dalam laporannya, mengaku telah dicabuli oleh oknum guru yang juga pembina Pramuka. Untuk melancarkan aksinya, tersangka membujuk para korbannya, yang mayoritas siswa laki-laki dengan iming-iming dimasukkan dalam regu inti kegiatan pramuka.

Untuk menjadi anggota regu inti, para korban diminta tersangka datang ke rumahnya. Saat di rumahnya, para korban dipaksa untuk melakukan hal tak pantas untuk memuaskan hasrat tersangka. Dari hasil penyidikan, aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur sejenis ini, telah dilakukan sejak pertengahan tahun 2016.

Di hadapan penyidik, tersangka Rahmad mengaku nekat mencabuli belasan anak didiknya karena pernah menjadi korban aksi yang sama. Hingga kini, masih ada tiga korban yang melaporkan kasus ini, dan polisi masih melakukan pengembangan dengan menunggu laporan korban lainnya.

Sementara itu menurut AKBP Festo Arif Permana, Kasubdit Renakta Polda Jatim, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan undang-undang republik indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (pul)

Berita Terkait

Hasil Penyidikan, Praktek Dukun Cabul Bertarif Rp 300 Ribu

Buronan Dukun Cabul Masukkan Telur ke Alat Kelamin Berhasil Ditangkap

Dukun Cabul Asal Bondoeo Ditetapkan Tersangka

Gunakan Media Telur Ayam Kampung, Aksi Dukun Cabul Dilaporkan Ke Polisi
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  1 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  12 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  9 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber