Berita Terbaru :
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Seorang Pemuda di Tuban Dipasung Selama 17 Tahun
Pantura  Selasa, 23-07-2019 | 23:10 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Kabupaten Tuban yang dicanangkan sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang bebas pasung, dinilai masih belum berjalan secara maksimal. Pasalnya, hingga kini masih ada warga yang mengalami gangguan kejiwaan maupun cacat mental yang dipasung.

Salah satunya terjadi di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban. Santam (32) anak dari terakhir Wajinah (73) tahun warga setempat ini mengalami gangguan mental sejak ia lahir. Setelah beranjak dewasa sekitar usia 15 tahun, pria dari tujuh bersaudara ini akhirnya dipasung.

Parni, adik kandung Santam, mengatakan, saat masih usia anak-anak, Santam sempat diperiksakan ke puskesmas setempat, untuk mengetahui penyakitnya. Namun, disuruh pulang untuk menjalani pengobatan di rumah.

Sejak 17 tahun silam, santam menjalani kehidupan sehari-harinya di bekas kandang milik keluarga. Makan dan minum pun juga dilakukannya di tempat tersebut.

Alasan keluarga melakukan pemasungan, karena santam memiliki kebiasaan yang agak membahayakan, ketika mengetahui ada barang di dekatnya, tak berselang lama barang itu pasti dilemparkan.

Selain itu, pihak keluarga juga takut jika tali yang digunakan untuk memasung Santam dilepaskan, pemuda 32 tahun ini keluar rumah dan menghilang.

Meski pihak keluarga mengaku belum mendapatkan bantuan. Namun, Pemerintah Kabupaten Tuban pada tahun 2018 lalu pernah mengusulkan kepada pihak keluarga, agar Santam di Rujuk Ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dan biaya ditanggung oleh pemerintah daerah, namun pihak keluarga masih belum mengizinkan. (yos)

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Saksikan Pelepasan Pasungan di Dampit Malang

Seorang Pemuda di Tuban Dipasung Selama 17 Tahun

Gangguan Jiwa, Remaja Dipasung Keluarga

Dipasung Dua Tahun Kakak Beradik Pasien Gangguan Jiwa Dibebaskan
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  10 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  7 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  2 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber