Berita Terbaru :
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
   

Guru SD Negeri Aniaya Dua Anak Polisi, Siswa Trauma Tak Mau Masuk Sekolah
Pendidikan  Selasa, 23-07-2019 | 19:23 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Kekerasan guru terhadap siswanya kembali terjadi di Surabaya. Seorang guru SDN diduga melakukan penganiayaan, terhadap tiga anak didiknya. Sang guru diduga sering melakukan kekerasan fisik terhadap siswa yang salah mengerjakan tugas. Akibatnya, dua siswa yang merupakan anak polisi trauma dan tak mau masuk sekolah.

Dua di antara tiga siswa yang menjadi korban penganiayaan guru ini sebut saja Angga dan Deni. Akibat perbuatan LST, oknum guru SDN tersebut, kedua siswa mengalami luka memar di tangan. Tak hanya itu, kedua siswa kelas 1 dan kelas 4 tersebut trauma hingga tak mau masuk sekolah.

Sulistyaningtyas Utami, orantua siswa, mengungkapkan kekerasan fisik guru LST pada anaknya ini terungkap saat anaknya bercerita ke neneknya bila sering dicubit oleh wali kelasnya. Yang disesalkan orangtua korban ini, kekerasan fisik yang dialami anaknya itu hanya gara-gara salah mengerjakan tugas.

Tak terima dengan perlakuan guru tersebut, Sulistyaningtyas yang merupakan istri Brigadir Arif Harmoko, anggota Polrestabes Surabaya bersama dua walimurid lainnya meminta pihak sekolah memutasi guru tersebut dari SDN tersebut. (end)

Berita Terkait

Kasus Pencabulan Dengan Tersangka Teman Dekat Masih Menjadi yang Tertinggi

Guru SD Negeri Aniaya Dua Anak Polisi, Siswa Trauma Tak Mau Masuk Sekolah

Kekerasan Anak dan KDRT Meningkat di Kabupaten Blitar

Tekan Angka Kekerasan Anak, Pemkot Kediri Maksimalkan PPA
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  5 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  4 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  2 jam

Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
Ekonomi Dan Bisnis  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber