Berita Terbaru :
Takmir Masjid Kena Tipu Sales Cat Tembok Palsu
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Dua Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Nadiem Beri Pernyataan Soal Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
Kejati Jatim Bidik Penyelewengan Anggaran DD di Lamongan
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

Sistem Perbankan Alami Gangguan, Bank Indonesia Sebut Itu Bisa Terjadi
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 22-07-2019 | 19:20 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Bank Indonesia menyebutkan bahwa gangguan sistem perbankan bisa terjadi sewaktu-waktu karena berbagai faktor. Namun yang terpenting adalah bank sudah mempunyai data back up, serta merespon cepat terhadap keluhan yang disampaikan nasabah.

Terkait gangguan sistem yang terjadi pada Bank Mandiri, Sabtu lalu, secara nasional termasuk Jawa Timur, kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, menjelaskan gangguan sistem memang bisa terjadi sewaktu-waktu pada sistem perbankan, yang dapat disebabkan berbagai faktor.

Menurut Edhie Haryanto, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Antar Perwakilan BI Jatim, yang terpenting adalah setiap server sistem harus memiliki back up system, yang juga menyimpan data nasabah. "Diperlukan respon cepat pihak bank dalam menangani persoalan. Termasuk kepastian dana masyarakat aman dan tidak berkurang," kata Edhie.

Edhie mengimbau agar masyarakat tidak panik jika menghadapi persoalan itu, karena masyarakat cukup melaporkan ke pihak bank melalui cabang terdekat atau call center, maka bank pasti akan menindak lanjuti.

Untuk diketahui, Sabtu, 20 Juli lalu, sebanyak 10 persen dari total nasabah Bank Mandiri secara nasional panik, karena tiba- tiba saldonya berkurang, dan ada yang bertambah, yang disebabkan kegagalan sistem. Beruntung Bank Mandiri mampu memperbaiki dengan cepat.(end)




Berita Terkait

Sistem Perbankan Alami Gangguan, Bank Indonesia Sebut Itu Bisa Terjadi
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  8 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  11 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber