Berita Terbaru :
Lakukan Karantina Wilayah, Bantuan Terus Berdatangan
Cegah Covid-19, Ormas Lakukan Penyemprotan Disinfectan Swadaya
Ini Alasan Penting Tidur Cukup Bagi Penderita Diabetes
Pencuri Bersajam Bawa Kabur Sepeda Motor Usai Satroni Kampung
Pedagang Diduga Terpapar Covid-19, Pasar Grosir Surabaya Ditutup
Mendapat Protes Pedagang, PD Pasar Surya Tetap Menutup Pasar Kapasan
Untuk Mengetahui Stok Darah Aman di Jatim, Gubernur Sidak ke Kantor PMI Jatim
Rusunawa Milik Pemkab Lamongan Disiapkan Untuk Ruang Isolasi Covid 19
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penundaan Penutupan
Pengalihan Arus Surabaya-Ponorogo dan Sebaliknya
Dinas Pendidikan Jatim Minta Gedung SD Jadi Ruang Isolasi Pemudik
Tanah Gerak, 5 Rumah Warga Ponorogo Dikosongkan
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
   

Sistem Perbankan Alami Gangguan, Bank Indonesia Sebut Itu Bisa Terjadi
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 22-07-2019 | 19:20 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Bank Indonesia menyebutkan bahwa gangguan sistem perbankan bisa terjadi sewaktu-waktu karena berbagai faktor. Namun yang terpenting adalah bank sudah mempunyai data back up, serta merespon cepat terhadap keluhan yang disampaikan nasabah.

Terkait gangguan sistem yang terjadi pada Bank Mandiri, Sabtu lalu, secara nasional termasuk Jawa Timur, kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, menjelaskan gangguan sistem memang bisa terjadi sewaktu-waktu pada sistem perbankan, yang dapat disebabkan berbagai faktor.

Menurut Edhie Haryanto, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Antar Perwakilan BI Jatim, yang terpenting adalah setiap server sistem harus memiliki back up system, yang juga menyimpan data nasabah. "Diperlukan respon cepat pihak bank dalam menangani persoalan. Termasuk kepastian dana masyarakat aman dan tidak berkurang," kata Edhie.

Edhie mengimbau agar masyarakat tidak panik jika menghadapi persoalan itu, karena masyarakat cukup melaporkan ke pihak bank melalui cabang terdekat atau call center, maka bank pasti akan menindak lanjuti.

Untuk diketahui, Sabtu, 20 Juli lalu, sebanyak 10 persen dari total nasabah Bank Mandiri secara nasional panik, karena tiba- tiba saldonya berkurang, dan ada yang bertambah, yang disebabkan kegagalan sistem. Beruntung Bank Mandiri mampu memperbaiki dengan cepat.(end)




Berita Terkait

Sistem Perbankan Alami Gangguan, Bank Indonesia Sebut Itu Bisa Terjadi
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  11 jam

Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Peristiwa  10 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  16 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  23 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber