Berita Terbaru :
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Bos Surabaya Pagi Sempat Depresi Setelah Ditahan
Hukum  Senin, 22-07-2019 | 16:36 wib
Reporter : Simon Bagus,Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Setelah dijadikan tahanan di Rutan Kelas 2 B Trenggalek, bos surabaya pagi yang tersandung kasus korupsi penyelewengan penyertaan modal usaha percetakan pada PDAU sempat alami depresi. Tidak ada perlakuan istimewa yang diterapkan Rutan Kelas 2b Trenggalek, yang bersangkutan akan diperlakukan dengan aturan yang sama.

Semua tahanan titipan dari Kejaksaan diperlakukan dengan aturan yang sama. Sesuai SOP, Tatang Istiawan Witjaksono yang merupakan bos media surabaya pagi diperlakukan sama dan tidak ada yang istimewa.

Dijelaskan Dadang Sudrajat, Kepala Rutan Kelas 2 B Trenggalek, Tatang akan menjalani masa karantina di Rutan Kelas 2 B Trenggalek selama 7 hari, terhitung mulai hari Jumat 19 Juli 2019.

"Ia digabung satu kamar dengan 11 orang untuk menjalani masa karantina, jadi tidak ada perlakuan yang istimewa ataupun menyediakan kamar khusus," kata Dadang Sudrajat.

Menurut Dadang, yang bersangkutan sempat mengalami depresi pada awal menjadi tahanan, namun hal tersebut sudah lazim terjadi dan lama-kelamaan akan terbiasa dengan suasana rutan.

Tatang yang sempat menjalani rawat inap sebelum ditahan, untuk sekarang kondisinya sudah dinyatakan sehat oleh petugas kesehatan Rutan Kelas 2 B Trenggalek.

Tatang juga telah menandatangani bahwasanya ia dinyatakan sehat. Namun jika memang kondisi Tatang kurang baik, maka akan dilakukan perawatan di klinik milik rutan. "Sedangkan apabila kondisi semakin memburuk nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak kejaksaan untuk langkah selanjutnya," ujar Dadang Sudrajat. (yos)

Berita Terkait

Soeharto, Mantan Bupati Trenggalek Dituntut 8,5 Tahun Penjara

Diduga Korupsi Percetakan, Bos Media Diadili

Bos Surabaya Pagi Sempat Depresi Setelah Ditahan

Sempat Sakit, Pemilik Media Surabaya Pagi Resmi Ditahan
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  12 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  7 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  10 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber