Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Foto dok pojokpitu.com
Awas..Sekolah Tak Boleh Ambil Keuntungan Penjualan Seragam Saat PPDB
Senin, 22-07-2019 | 11:46 wib
Oleh :
Surabaya pojokpitu.com, Dinas Pendidikan Surabaya sudah memperingatkan sekolah agar tak mencari untung dari penjualan seragam. Surat edaran mengenai hal itu sudah dilayangkan 8 Juli lalu. Kenyataannya, surat edaran tersebut dilanggar SD dan SMP negeri. Beberapa wali murid mengeluh karena harus membayar Rp 2,1 juta untuk membeli kain seragam di koperasi sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, sekolah tidak dibenarkan untuk memungut biaya apa pun dalam penerimaan peserta didik baru lewat penjualan seragam. Hal itu tertuang dalam pasal 181 dan 198 PP Nomor 17 Tahun 2010.

Dalam pasal tersebut dinyatakan, pendidik atau tenaga pendidik, komite sekolah, dan dewan pendidikan, baik secara perseorangan maupun kolektif, tidak diperbolehkan untuk menjual pakaian seragam ataupun bahan seragam.

"Sekolah juga tidak dibenarkan untuk memaksa para orang tua murid harus membeli seragam yang disediakan oleh sekolah," tegas dia seusai penutupan Bimtek Penanaman Nilai Pancasila baru - baru ini.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengatakan, penjualan seragam oleh koperasi atau komite sekolah juga harus mendapat persetujuan orang tua atau wali murid.

"Harus dibicarakan secara transparan dengan para orang tua siswa sehingga tidak menjadi keberatan di belakang hari," ujarnya.

Persoalan seragam sekolah juga menjadi rasan-rasan di DPRD Surabaya. Terlebih lagi, komisi D yang membidangi urusan pendidikan tak segera mengagendakan hearing. Karena itu, Ketua DPRD Surabaya Armuji berencana memanggil sendiri perwakilan pemkot untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut.

"Kami akan panggil diknas karena banyak laporan warga yang berkeberatan," kata Armuji.

Dia tak menyalahkan dinas pendidikan. Menurut dia, yang bersalah dalam hal ini adalah pihak sekolah.

Namun, dia tak mungkin memanggil seluruh kepala SDN dan SMPN yang kompak menarik uang kain seragam dengan harga yang tak wajar itu. (sal/his/c11/tia/jpnn/pul)

Berita Terkait


2020, Pemkot Madiun Adakan Seragam Sekolah Gratis

DPRD Jatim Desak Pemprov Segera Selsaikan Seragam Gratis, Ulang Tender Seragam Gratis

Seragam Gratis Masih Lama Dibagikan, Begini Alasannya

Perlu Dilakukan Pra-Lelang Untuk Pembagian Seragam Gratis


Tak Ada Yang Lolos Lelang, Seragam Gratis Molor Dibagikan

Pengadaan Seragam Gratis SMA dan SMK Gagal

Molornya Pemberian Seragam Gratis Akan Dikaji Ulang

Dinas Pendidikan Jatim Diminta Menyelesaikan Seragam Gratis
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber