Berita Terbaru :
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Dalam Bahaya! Banyak Ibu Hamil Terjangkit Hepatitis B
Kesehatan  Senin, 22-07-2019 | 02:14 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
Sidoarjo pojokpitu.com, Waspada terhadap penyakit menular terus didengungkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, Jatim. Salah satunya adalah hepatitis. Sebab, di Kota Delta banyak warga yang memiliki virus hepatitis reaktif. Terutama hepatitis B. Berdasar data, pada tahun ini mulai Januari hingga Mei, sudah ditemukan 295 orang yang mengidap virus tersebut. Sebagian besar adalah ibu hamil (bumil). Jumlahnya mencapai 268 orang. Hal itu juga terjadi pada tahun lalu.

Pada 2018, ditemukan 680 bumil yang virus hepatitisnya reaktif. Karena itu, mereka perlu mendapatkan pengobatan.

Dinkes pun senantiasa mengimbau para bumil agar menjalani pemeriksaan lengkap. Terutama yang menyangkut penyakit menular wajib dilakukan. Sembilan pemeriksaan terhadap ibu hamil harus dijalani.

"Terutama pemeriksaan darah," kata Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.
Dengan pemeriksaan tersebut dapat diketahui, seorang bumil mengidap hepatitis atau tidak. Juga penyakit menular lain seperti HIV/AIDS.

Karena itu, dinkes memperhatikan para ibu hamil dengan ekstra. Mereka yang terindikasi memiliki virus penyakit menular dipantau terus kondisi kesehatannya.

Sebab, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Sidoarjo dr M. Athoillah, ibu yang terkena virus hepatitis bisa menyebarkan virus tersebut kepada bayi.

Itu terjadi pada saat proses kelahiran. Dia menyebutkan, bumil yang terkena hepatitis B akut memiliki risiko penularan 90 persen.

"Rentan menular kepada bayi yang mengalami berat badan lahir rendah (BBLR). Beratnya kurang dari 2,5 kilogram. Juga pada bayi yang lahir prematur," paparnya.

Untuk meminimalkan penularan, lanjut dia, persalinan yang dianggap lebih aman adalah operasi Caesar. Selanjutnya, untuk kasus hepatitis A dan C, Athoillah menyatakan tidak ada.

"Kami berharap berlangsung selamanya," ucapnya.

Agar tidak tertular hepatitis, warga diharapkan menjaga kesehatan. Salah satu caranya adalah menjaga kebersihan diri sendiri. Masyarakat harus rajin mencuci tangan sebelum makan. (may/c22/dio/jpnn/pul)

Berita Terkait

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi

Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab

Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila

Di RS Dr Soetomo, 35 Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  10 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  7 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  2 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber