Berita Terbaru :
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Kota ini Menjadi Tidak Aman, Dalam Semalam 2 Kali Perampokan
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 21-07-2019 | 17:19 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Selain disandera menggunakan clurit, pelaku juga menguras harta benda korban senilai ratusan juta rupiah. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Teror aksi perampokan benar-benar menghantui warga di Kabupaten Probolinggo. Kali ini pelaku yang nekat dalam semalam berhasil menyatroni dua TKP sekaligus.

Korban perampokan itu warga di 2 desa, yakni Desa Tegal Siwalan dan Desa Banjar Sawah, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo. Warganya digegerkan dengan aksi perampokan yang menimpa dua rumah warga pada Minggu (21/7) dini hari.

Salah satu rumah yang disatroni, adalah pasangan suami istri Muchamad Sae (30) dan Siti Fatimah (25) juragan persewaan jaring untuk tanaman bawang. Di TKP pertama itu, pelaku berjumlah lebih dari dua orang masuk dengan mencongkel cendela. Kemudian dengan luluasa mengacak-acak isi rumah korban. Hasilnya, motor matic, uang Rp 700 ribu dan ponsel dibawa pelaku.

Menurut Siti Fatimah korban perampokan, pada saat kejadian, dirinya bersama suami tengah tertidur pulas. Hanya melihat kelebatan orang dengan membawa clurit masuk rumahnya. 

Di TKP ke dua, pelaku menyatroni rumah Pasutri Ikum (35) dan Titin (33) warga Desa Tegal Siwalan, juragan toko pupuk dan obat-obatan pertanian. Pelaku sempat menyandera korban menggunakan clurit dan meminta ke dua motor matic, perhiasan emas dan uang Rp 40 juta.   

Pasca kejadian itu, polisi langsung melakukan olah TKP sambil terus memburu pelaku. Menurut AKP Ida Bagus, Kapolsek Tegalsiwalan saat dikonfirmasi terpisah, membenarkan dua peristiwa perampokan diwilayahnya. "Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran," kata AKP Ida Bagus.

Meski tidak ada korban jiwa, namun para korban perampokan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (pul)

Berita Terkait

Rampok Akhirnya Tewas Ditembak Timsus Buru Sergap

Sekap Penghuni Rumah , Komplotan Perampok Bercadar Kuras Harta Karyawan Pabrik

Rampok Satroni Rumah Penjaga Sekolah, Sekap dan Gondol Perhiasan Emas

Alfamart Dirampok, Pelaku Bawa Golok Gondol Rp 20 Juta
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  13 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  12 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  11 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber