Berita Terbaru :
Menko PMK Minta Kampus Ikut Membantu Penanganan Covid 19
Ambulance Disco Menjadi Viral, Tujuannya Agar Tak Lagi Menakutkan
Pemkab Mojokerto Gratiskan Rapid Tes Bagi Pelajar Yang Ikut SBMPTN
Pakai Motor Risma Blusukan Tegur Warga Tak Pakai Masker
Wajib, Gugus Tugas Rapid Warga di Tempat Nongkrong
Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Gugus Tugas Covid 19 Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Kesehatan
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
   

Sempat Naik, Aktivitas Gunung Bromo Kembali Turun
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 20-07-2019 | 13:01 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sempat menujukkan kenaikan aktivitas, pada Sabtu (20/7) pagi akvitas gunung bromo di Probolinggo Jawa Timur kembali turun, yang sebelumnya gempa tremor menunjukkan over scale, kini kembali normal. Hanya saja, suara gemuruh dan asap tipis setinggi 300 meter masih menyembur dari kawah bromo. Dengan kondisi ini, pengunjung dilarang naik ke bibir kawah.

Secara visual pada Sabtu pagi, cuara cerah di kawasan gunung bromo sendiri teramati jelas, terkadang asap tipis masih menyembur dari kawah.

Tekanan asap mulai dari ringan hingga sedang, dengan ketinggian mencapai 50 sampai 300 meter mengarah barat, barat daya dan barat laut. Dengan kondisi ini, bromo masih fluktuatif dan bisa sewaktu-waktu kembali meningkat.

Dari data seismograph, Sabtu pagi, gempa tremor menerus teramati dikisaran 0.5 sampai 1 mili meter, dominan 1 mili meter.

Sedangkan pada Jumat (19/7) sore kemarin, gempa tremor sempat over scale 37 mili meter. Terjadi 5 kali letusan, 5 kali gempa hembusan dan 3 kali gempa vulkanik dangkal dengan 4-35 mili meter.

Dengan menurunnya aktivitas bromo ini, bukan berarti bromo sudah aman. Terbukti suara dentuman dan gemuruh terkadang terdengar dari dalam perut gunung.

Menurut Wahyu Adrian Kusuma, petugas pos pantau Gunung Bromo, sempat meningkat, saat ini kondisi sudah turun. "Akibat letusan pada hari Jumat sore kemarin, beberapa desa di lereng bromo terpapar hujan abu dengan intensitas tipis," ujar Wahyu Adriajn Kusuma.

Sampai saat ini status Gunung Bromo waspada level dua, jarak aman di radius 1 kilo meter dari kawah bromo. (yos)

Berita Terkait

Wisata Alam Gunung Bromo Mati Suri, Pelaku Wisata Berharap Bromo Segera Dibuka

Pelaku Wisata Desak Taman Wisata Bromo Tengger Semeru Dibuka

Wisata Gunung Bromo Akan Ditutup Tanggal 19 Maret Esok

Ketua PHRI: Kereta Gantung Tidak Boleh Dibangun di Sekitar Laut Pasir atau Kawah Bromo
Berita Terpopuler
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  2 jam

Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Peristiwa  2 jam

18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  13 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber