Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Meski masih dalam batas aman, pengunjung diharapkan untuk selalu menggunakan masker dan perlengkapan keamananainnya. Foto Farid Fahlevi
Musim Kemarau, Badai Pasir Landa Kaldera Gunung Bromo
Sabtu, 20-07-2019 | 11:06 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, wilayah kaldera Gunung Bromo di Probolinggo mengalami badai pasir selama musim kamarau.

Selain itu, angin juga melanda wilayah Probolinggo, khususnya di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Akibatnya, membuat material vulkanik Gunung Bromo berterbangan kesana kemari terbawa angin, khususnya di sekitar area kaldera Bromo yang memiliki luas kurang lebih 6.290 hektar.

Badai pasir sangat menganggu aktifitas wisatawan lokal maupun asing, yang turun menikmati indahnya lautan pasir. Lebih parah lagi disaat siang hari.

Hanya saja Gunung Bromo masih tetap aman untuk dikunjungi, namun wisatawan baik lokal maupun asing harus membawa masker atau alat pengaman pernafasan lainnya.

Untuk menghindari material vulkanik yang keluar dari magma mengandung silica terhirup oleh tubuh kita. Karena bisa menyebabkan gangguan penyakit ispa (infeksi pernafasan).

Selain harus memakai masker, bagi pengunjung untuk membawa jaket. Dikarenakan saat musim kemarau suhu cuaca sangat dingin. (pul)

Berita Terkait


Tiket Gunung Bromo Naik Per 1 Desember

Festifal Seni Jaranan Jatilan Lereng Gunung Bromo Menghibur Pengunjung

Kawah Bromo Steril Dari Manusia, Pengunjung Dilarang Naik

Sempat Naik, Aktivitas Gunung Bromo Kembali Turun


Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga di Lereng Gunung Bromo

Wakil Menteri ESDM Resmikan Gedung Baru Pos Pantau Gunung Bromo

Hutan Penanjakan Wisata Gunung Bromo Terbakar

Kejuaraan Internasional Downhill 2019 Seri Dua Digelar di Perbukitan Gunung Bromo

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber