Berita Terbaru :
Omzet Penjualan Kurung Ketupat Menurun Drastis
Penyeberangan ke Pulau Gili Sepi, Ini Penyebabnya
Pasien Rawat Jalan Kemotologi di RSUD dr Soetomo Menghilang Sejak Wabah Covid
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
   

Dampak Kemarau Produksi Susu Sapi Menurun
Mataraman  Sabtu, 20-07-2019 | 03:15 wib
Reporter : M.Ramzi
Butuh solusi dari pemerintah agar peternak bisa mempertahankan produksi susu saat kemaru. Mengingat centra ternak sapi perah di Singolangu, menjadi salah satu icon Kabupaten Magetan yang dibanggakan. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Selain menyebabkan gagal panen, musim kemarau juga dirasakan peternak sapi perah di Magetan. Sebab produksi susu menurun, dampak rumput yang mengering atau berkurang kandungan air.

Saat ini sejumlah peternak sapi perah di Lingkungan Singolangu Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan kesulitan mencari rumput hijau. Jika biasanya di lingkungan sekitar sangat cukup, saat ini harus mencari lebih jauh memasuki hutan di Lereng Gunung Lawu.

Itupun kandungan air dalam rumput tidak seperti saat musim hujan. Kondisi ini mempengaruhi produksi susu sapi juga menurun.

Salah satu peternak sapi perah Sukarni mengaku, penurunan produksi susu berkisar antara 2 hingga 3 liter perhari untuk satu ekor sapi. "Biasanya satu ekor sapi bisa menghasilkan 20 liter lebih, saat ini hanya 17 hingga 18 liter perhari," kata Sukarni.

Peternak menyiasatinya dengan memberi pakan tambahan, agar produksi susu tidak turun drastis, meskipun mereka harus mengeluarkan biaya tambahan. (pul)

Berita Terkait

Kemarau Panjang, 59 Desa di Gresik Kering Kerontang

Panen Jagung Turun 40 Persen Akibat Kekeringan

Kemarau Panjang, Volume Air Waduk Pacal Menipis Tak Mampu Aliri Lahan Pertanian

Dampak Kemarau Produksi Susu Sapi Menurun
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  10 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  13 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  8 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  16 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber