Berita Terbaru :
Adik Via Vallen, Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
Jumlah Kasus Positif Korona Masih Tinggi, 3 Ruas Jalan Kembali Ditutup
   

Jelang Idul Adha Sejumlah Bahan Pokok Merangkak Naik
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 19-07-2019 | 22:15 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Kenaikan diantaranya cabe, bawang merah, bawang putih, serta daging ayam dan daging sapi. Kenaikan harga bervariasi antara Rp 2 ribu hingga Rp 8 ribu perkilogram, disebabkan tingginya permintaan konsumen. Foto Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Menjelang hari raya idul adha 1440 hijriyah, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro terus merangkak naik sejak 3 hari terakhir.

Kondisi tersebut terpantau di Pasar Tradisional Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Sejak tiga hari terkahir,  harga sejumlah komoditas bahan pokok, diantaranya cabe, bawang merah dan putih, serta daging ayam dan daging sapi, terus merangkak naik. Antara Rp 2 ribu hingga Rp 8 ribu per kilogram.

Harga cabe merah besar dan keriting yang sebelumnya berada dikisaran Rp 56 ribu perkilogram, kini melonjak menjadi Rp 60 ribu perkilogram. Sementara cabe rawit yang sebelumnya Rp 62 ribu perkilogram, kini sudah mencapai Rp 70 ribu per kilogramnya.

Sedangkan bawang putih yang sebelumnya Rp 25 ribu perkilogram, kini melonjak menjadi Rp 28 ribu perkilogramnya. Bawang merah yang sebelumnya hanya dikisaran Rp 20 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 22 ribu perkilogram.

Selain itu, lonjakan harga juga terjadi pada daging ayam, baik ayam potong maupun ayam kampung. Daging ayam potong yang sebelumnya Rp 31 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 33 ribu perkilogram, sedangkan daging ayam kampung, kini sudah mencapai harga Rp 50 menjadi Rp 70 ribu per ekor tergantung besar kecilnya ayam.

Atas kondisi ini, Rahmat pedagang ayam menduga lonjakan harga terjadi lantaran meningkatnya permintaan konsumen. Tidaknya hanya untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Namun juga banyak warga yang menggelar hajatan atau syukuran haji, menjelang hari raya idul adha 1440 hijriyah.

Selain cabe, bawang, dan daging ayam. Kenaikan harga juga terjadi pada daging sapi. Harga daging sapi kualitas biasa naik dari Rp 105 ribu perkilogram, menjadi Rp 110 ribu perkilogram. Serta daging sapi kualitas super naik dari Rp 110 ribu perkilogram, menjadi Rp 115 ribu tiap kilogramnya.

Lonjakan harga yang tinggi ini. Diperkirakan masih akan bertahan, setidaknya hingga tiga pekan ke depan atau usai lebaran idul adha. (pul)

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  16 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber