Berita Terbaru :
Pasien Corona di Pacitan Tembus 41 Orang, 2 Tambahan Anak-Anak dan Batita
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Jatim Hanya 3 Bulan
Tersangka Pencurian Motor 5 TKP Ditangkap
Sebelas ASN, 4 TNI Positif Covid-19, Sebagian Sudah Sembuh
Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
   

Berang Sering Diejek, Seorang Kakek Aniaya Bocah 9 Tahun
Metropolis  Jum'at, 19-07-2019 | 16:00 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Kepada polisi, pelaku mengaku sering dibully dan diejek. Sehingga emosi memuncak dan menganiaya korban yang masih tetangganya itu. Foto: Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Hanya karena kesal sering di bully, seorang kakek berusia 62 tahun nekat menganiaya bocah yang masih berumur 9 tahun hingga mengalami luka leher.

Pelaku berinisial SGA warga Jalan Kalianak Barat Surabaya yang hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. SGA diamankan polisi lantaran dilaporkan menganiaya AH bocah berumur 9 tahun yang tak lain tetangganya sendiri.

Kepada polisi SGA mengaku korban sering menjahili dan mengejek. Bahkan pernah menyiramkan air saat pelaku sedang tidur. Emosinya memuncak, saat pelaku sedang tidur, tiba-tiba korban AH memasukkan putung rokok yang masih menyala ke dalam tubuh bagian belakangnya. Sontak pelaku mendatangi korban dan memukul tengkuk kepalanya serta menjewer telinganya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto menegaskan, meski pelaku berdalih hanya menjewer dan memukul tengkuk, pihaknya sudah mengantongi bukti visum. Bahwa ada luka cukup parah di bagian leher pada korban AH.

Akibat perbuatannya, kakek SGH akan dijerat pasal 80 undang-undang Republik Indonesia tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Karena Jengkel, Anak Tiri Dianiaya Bapak Tiri Hingga Tewas

Berang Sering Diejek, Seorang Kakek Aniaya Bocah 9 Tahun

Nagih Hutang, Warga Lamongan Justru Dilempar Botol Air Mineral

Mabuk Berat, Pemuda 20 Tahun Aniaya Korbannya Dengan Sabit
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  2 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  5 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  6 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  16 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber