Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Akibat luka bakar tersebut, korban Nizam Dwi Pramana terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit.
Limbah Batu Bara Liar Memakan Korban, Bocah Ini Luka Bakar Parah
Jum'at, 19-07-2019 | 15:26 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Tumpukan pembuangan limbah batu bara liar di Desa Wates Projo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto membawa korban. Seorang bocah yang sedang bermain dengan temanya mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki. Korban terperosok ke dalam tumpukan limbah batu bara yang masih membara.

Saat ini korban Nizam Dwi Pramana (8) terbaring lemas di Ruang Lavender RSUD RA Basuni, Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto. Korban terpaksa menjalani perawatan secara intensif karena mengalami luka bakar dibagian tangan dan kakinya.

Anak pasangan Ahmad Hariri dengan Mistika warga Desa Wates Projo,Kecamatan Kemlagi menjalani perawatan di rumah sakit setelah dilakukan operasi bedah oleh tim dokter. Karena luka bakar yang dialaminya sejak 2 minggu lalu. Paska operasi bedah, kondisi korban saat ini mulai membaik.

Menurut dr Afan Tri Kurniawan, Spesialis Bedah luka bakar pada kedua tangan dan kaki mencapai great 3 hingga sampai 5 persen. Terjadi ketika korban Nizam dan temanya bermain di sekitar pembuangan limbah. Diduga karena korban terperosok ke dalam tumpukan limbah batu bara yang masih membara hingga membuat korban mengalami luka bakar.

Dengan peristiwa seorang bocah yang mengalami luka bakar akibat terperosok ke dalam tumpukan limbah batu bara, Polsek Kemlagi akan melakukan penyelidikan. Polisi akan mencari pelaku yang sengaja membuang limbah batu baru di jalan pinggir desa Wates Projo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. (pul)

Berita Terkait


Limbah Batu Bara Liar Memakan Korban, Bocah Ini Luka Bakar Parah


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber