Berita Terbaru :
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
   

Bahas Persatuan Bangsa, Ketum PBNW dan Ketum PBNU Bertemu
Politik  Jum'at, 19-07-2019 | 14:25 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Pasca Muktamar ke 14 Nahdlatul Wathan di Mataram akhir Juni lalu, dan terpilih Tuan Guru Bajang Kyai Haji LG Muhammad Zainuddin Atsani, sebagai Ketua Umum PBNW periode 2019-2024, beliau langsung beraksi dengan menggelar rapat kerja sebagai bentuk impelementasi dari program yang dihasilkan dalam Muktamar itu.

Selain itu, Syaikhuna Tuan Guru Bajang, panggilan akrabnya, juga melakukan road show kepada sejumlah ormas Islam dan tokoh-tokoh nasional dalam rangka ikut mengokohkan persatuan bangsa usai Pilpres, belum lama ini.

Senin (15/07/2019), Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang K.H. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani bershilaturrahim ke kantor PBNU Jalan Keramat Raya No. 164 Jakarta Pusat. Tuan Guru Bajang langsung disambut Ketua Umum PBNU Prof. Dr. K.H. Agil Siradj, M.A., Sekjen PBNU Ir. H. Helmy Faisal Zaini beserta jajaran PB Nahdlatul Ulama.

Dalam pertemuan yang penuh nuansa kekeluargaan itu Ketua Umum PBNW meminta PBNU untuk senantiasa bersinergi dalam semua aspek kehidupan beragama dan berbangsa dengan bersama membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan memperkuat dakwah Islam Ahsulussunnah wa Jamaah (Aswaja) sebagai modal besar memajukan Indonesia.

"NU dan NW itu saudara yang menjadi benteng Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Indonesia, karena pendiri kedua ormas Islam ini satu perguruan yakni sama-sama alumni Madrasah Assaulatiyyah Makkah almukarromah. Untuk itu mari kita rawat persaudaraan ini demi agama dan keutuhan NKRI," ungkapnya.

Ketua Umum PBNU mengaku berterima kasih atas kunjungan Ketum PBNW ini sebagai upaya menyambung hubungan silaturahim antar ormas Islam, dan tetap komitmen dalam dakwah Islam Ahlussunah wal Jamaah.

Dihubungi media ini Jumat (19/07/2019), Ketum PBNW juga mengapresiasi pertemuan dua tokoh bangsa yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai  upaya meredam gejolak di tengah masyarakat pasca Pilpres yang baru lalu.

"Keduanya (Jokowi-Prabowo) adalah putra terbaik yang dimiliki bangsa ini, jadi sewajarnya rakyat Indonesia menyambut baik pertemuan  beliau itu. Kepada rakyat Indonesia sudahilah pertentangan-pertentangan soal politik, saatnya kita maju bersama  membangun bangsa tercinta ini," katanya lagi. 

"Semoga di periode kedua ini Pak Jokowi dan KH Maruf bisa membawa Indonesia lebih maju lagi dengan jajaran yang betul-betul bersih dari berbagai sangkut pautnya hukum. Jangan sia-siakan kepercayaan rakyat Indonesia," pintanya.(end)

Berita Terkait

Bahas Persatuan Bangsa, Ketum PBNW dan Ketum PBNU Bertemu
Berita Terpopuler
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
Mlaku - Mlaku  8 jam

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Peristiwa  7 jam

Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber