Berita Terbaru :
   

Panen Petani Keluhkan Harga Cengkeh Semakin Turun
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 19-07-2019 | 01:16 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Petani cengkeh mengalami kerugian, karena biaya produksi dan biaya panen tidak sebanding dengan hasil yang di dapat. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Sejumlah petani di kawasan wonosalam jombang mulai melakukan panen cengkeh. Seperti yang dilakukan petani di Dusun Pulerejo Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam. Dengan menggunakan tangga cukup tinggi, sejumlah petani memanen cengkih dengan cara memetik satu persatu.

Dengan keahliannya, sedikit demi sedikit cengkih akhirnya bisa dikumpulkan menjadi banyak. Namun di tengah panen raya ini harga yang didapat tidak seimbang dengan upah yang diperoleh. Seiring anjloknya harga cengkih saat ini. 
 
Sudar salah satu petani mengaku, saat ini harga cengkeh anjlok antara Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu perkilogram. Padahal saat musim panen tahun lalu, harganya berkisar Rp 28 hingga Rp 30 ribu perkilogram. Dengan harga Rp 22 ribu perkilogram ini petani mengalami kerugian.

Kerugian petani disebabkan biaya produksi jauh lebih besar. Karena satu pekerja petik maksimal hanya mendapatkan cengkih 7 perkilogram perhari. Belum lagi biaya pembersihan tangkai hingga cengkih siap dijual. Ditambah lagi biaya perawatan pohon serta pemupukannya. Petani berharap agar pemerintah bisa menaikkan harga cengkih agar petani tidak rugi. (pul)

Berita Terkait

Dari Rp 200 Ribu, Harga Cengkeh Sekarang Tinggal Rp 49 Ribu

Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok

Keluhkan Harga Cengkih Anjlok, Petani Terancam Menderita

Panen Petani Keluhkan Harga Cengkeh Semakin Turun
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber