Berita Terbaru :
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
   

Polisi Pasuruan Masih Melakukan Penyidikan Terkait Pencurian Kayu
Peristiwa  Jum'at, 19-07-2019 | 00:06 wib
Reporter : Abdul Majid
Pohon menjadi sasaran pencuri jenis sono keling yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Foto Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Maraknya pencurian kayu milik pemerintah daerah Pasuruan dalam beberapa bulan terakhir, membuat polisi terus melakukan penyidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Aksi pencurian kayu sono keling sudah terjadi beberapa bulan terakhir, terus ditangani Satreskrim Polres Pasuruan.

Maraknya pencurian, puluhan batang pohon sono keling  hilang di potong oleh pelaku hingga tinggal pangkal pohon yang tersisa di lokasi. Menurut Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima, pohon yang ditanam sejak jaman Belanda ini berumur puluhan tahun. Serta memiliki corak hitam di bagian dalam pohon dan keras. Sehingga kayu bernilai jual tinggi. Maka tak heran menjadi incaran para pelaku pencurian.

Dari keterangan beberapa saksi mulai dari tukang gergaji dan staf dinas, kayu-kayu yang sudah di potong ada di beberapa titik jalan, mulai Beji-Pandaan dan Bangil-Pandaan.

"Saat ini kami terus mengembangkan kasus pencurian kayu, dan dari hasil keterangan sejumlah saksi, pelakunya cukup banyak," kata AKP Dewa Putu Prima.

Tak hanya itu, jika terbukti melakukan pencurian maka akan dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

DPO Illegal Loging Akhirnya Berhasil Diringkus Polsek Turen

Polisi Pasuruan Masih Melakukan Penyidikan Terkait Pencurian Kayu

Ngadi Pencuri Kayu Hutan Dicokok Polisi Kalipare

Terlibat Ilegal Logging, Oknum Kades Diciduk Polisi
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  6 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  19 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber