Berita Terbaru :
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Jaksa Hadirkan Tiga Saksi Ahli ITE, Pidana dan Bahasa dalam Sidang Gus Nur
Hukum  Kamis, 18-07-2019 | 19:18 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Setelah tertunda selama dua minggu, sidang perkara pencemaran nama baik generasi muda Nahdlatul Ulama, dengan terdakwa Sugi Nur Raharja atau Gus Nur, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Sidang kali ini, jaksa menghadirkan tiga saksi ahli, pidana, bahasa dan ITE. Menariknya, jaksa berpendapat keterangan saksi menguatkan dakwaan, sementara penasehat hukum terdakwa merasa keterangan saksi menguntungkan terdakwa.

Tiga saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum, diantaranya ahli pidana dari Unair, Bambang Suheryadi, ahli bahasa dari Unesa, Andik Yulianto dan ahli ITE dari Dinas Kominfo Jatim, Dendy Eka Puspawandi. Ketiga saksi ahli tersebut didengarkan pendapatnya secara bergantian mulai jam 10 pagi hingga jam 3 sore.

Menariknya, jaksa dan penasehat hukum terdakwa saling berbeda pendapat terkait keterangan 3 saksi ahli. Jaksa menilai keterangan tiga saksi ahli menguatkan dakwaan bila terdakwa Gus Nur melanggar Undang-Undang ITE pasal 27 ayat 3.

Sementara, Andry Ermawan selaku penasehat hukum Gus Nur justru menganggap pendapat ketiga ahli sangat menguntungkan posisi hukum Gus Nur.

Seusai sidang, penasehat hukum Gus Nur juga tengah mempertimbangkan, akan melaporkan balik orang yang telah menyebarkan video blog Gus Nur.

Sidang yang dipimpin hakim Slamet Riyadi ini ditunda dua minggu, dengan agenda selanjutnya mendengarkan keterangan ahli yang meringankan terdakwa.

Untuk diketahui, Gus Nur diadili terkait video vlog yang berjudul generasi muda NU pengkhianat yang tersebar di grup whatsapp PWNU Jatim. Dalam video vlog berdurasi 1 menit 26 detik tersebut, Gus Nur dianggap menghina dan mencemarkan nama baik Nahdlatul Ulama.

Gus Nur mengakui , pembuatan video vlog tersebut tidak ditujukan untuk Nahdlatul Ulama melainkan untuk admin akun facebook generasi muda NU, lantaran kekesalannya yang menuding dirinya sebagai ustad radikal dan wahabi.(end)

Berita Terkait

Ikatan Arsitek Indonesia Siap Hibahkan Desain Masjid

Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam

Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial

Sempat Rawat Inap di Puskesmas Selama 5 Hari, Santoso Tewas di Jalan Setapak Diduga Terpeleset
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  11 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  8 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  3 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber