Berita Terbaru :
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
   

Rayakan Hari Gotong Royong, Ratusan Warga Gelar Kirab dan Saling Berebut Hasil Bumi
Peristiwa  Kamis, 18-07-2019 | 17:22 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Ratusan warga di Kabupaten Mojokerto, menggelar kirab hasil bumi keliling lapangan Desa Canggu,Kecamatan Jetis. Kamis siang, seusai dikirab, berbagai gunungan hasil bumi direbutkan warga. Kegiatan ini untuk merayakan hari gotong royong dan ungkapan rasa syukur pasca panen raya.

Ratusan warga di Kabupaten Mojokerto, yang sudah menunggu lama di lapangan Desa Canggu, Kecamatan Jetis, saling berebut gunungan untuk mendapatkan hasil bumi yang diarak mengelilingi lapangan. Meski saling berdesakan, para warga yang didominasi ibu-ibu ini tetap antusias untuk berebut dan mengharapkan berkah dari acara tersebut.
 
Berbagai gunungan hasil bumi yang diperebutkan ini, meliputi hasil panen dari 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Di antaranya, cabai, jagung, terong, kacang, hingga buah durian, yang dibentuk menyerupai gunungan dan ayam jantan.
 
Sebelum hasil bumi ini menjadi rebutan warga, masing-masing kecamatan menghias produk mereka secantik mungkin, kemudian diarak untuk dipamerkan. "Sedekah bumi ini digelar rutin setiap tahun sebagai rasa syukur pasca panen raya sekaligus untuk merayakan hari gotong royong," kata H Pungkasiadi,Wakil Bupati Mojokerto.
 
Dengan semangat gotong royong diharapkan bisa menjadi acuan untuk pemersatu bangsa, serta sebagai bentuk sedekah agar panen raya selanjutnya bisa semakin melimpah.(end)

Berita Terkait

Rayakan Hari Gotong Royong, Ratusan Warga Gelar Kirab dan Saling Berebut Hasil Bumi

Arak-Arakan Gunungan Hasil Bumi

Warga Mojosari Lumajang Arak Hasil Bumi

Ratusan Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi Saat Kirab Pusaka
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  14 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  13 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber