Berita Terbaru :
Festival Inovasi Disrupto Kembali Digelar Secara Virtual
Tabung Haji Umroh Siap Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19, Begini Strateginya
Penyebaran Covid-19 di Desa Wage Diredam Dengan Tracing Lingkungan
Air Bengawan Solo Berwarna Merah Kehitaman, Diduga Tercemar Dari Hulu
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat
Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Gandeng Kampus, KPU Kota Blitar Bentuk Sekolah Demokrasi
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
   

Harga Cabai Terus Naik, TPID Gelar Operasi Pasar
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 18-07-2019 | 12:52 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Dalam operasi pasar ini, Tim TPID menyediakan 10 kilogram cabai di setiap titik, dengan harga jual Rp 48 ribu perkilogram. Operasi pasar ini disambut baik oleh warga, karena diharapkan dapat menekan harga cabai yang terus naik. Foto Beny
Kediri pojokpitu.com, Harga cabai di Kota Kediri terus merangkak naik, mencapai Rp 70 ribu perkilogramnya. Guna menekan terus melambungnya harga cabai sejak sebulan terakhir, Tim Pengendalai Inflasi Daerah, atau TPID menggelar oparasi pasar.

Kenaikan harga cabai ini disebabkan oleh musim kemarau yang berpengaruh pada hasil panen yang turun. Di tingkat petani, produksi cabai mulai berkurang karena selain faktor kemarau. Juga banyak tanaman cabai yang mulai tua dan mati.

Untuk menekan harga agar tidak terus melambung, tim TPID Kota Kediri yang terdiri dari Bulog, Disperindag, Bank Indonesia, dan kepolisian , menggelar operasi pasar.

Yanti salah satu warga Kota Kediri mengaku , hingga saat ini harga cabai di pasar terus mengalami kenaikan hingga Rp 70 ribu. Sementara di operasi pasar ini warga bisa membeli dengan harga Rp 48 ribu.

Operasi pasar digelar di tiga titik, di Taman Sekartaji, taman makam pahlawan, dan lapangan Gajahmada, yang rencananya digelar selama 2 hari. Namun jika antusias warga tingggi opreasai pasar dimungkinkan akan diperpanjang.

Selain cabai, dalam operasi pasar juga dijual telor, yang dijual seharga Rp 17.500 perkilogrmanya, gula pasir dijual Rp 9.500 perkilogrmanya.

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Covid 19, Bulog Adakan Operasi Pasar Murah

Anggota Dewan Imbau Pemkot, Operasi Pasar Harus Merata

Gula Pasir Mahal, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah

Gubenur Jawa Timur Gelar Operasi Pasar Gula
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  3 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  3 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  2 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  2 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber