Berita Terbaru :
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Harga Cabai Terus Naik, TPID Gelar Operasi Pasar
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 18-07-2019 | 12:52 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Dalam operasi pasar ini, Tim TPID menyediakan 10 kilogram cabai di setiap titik, dengan harga jual Rp 48 ribu perkilogram. Operasi pasar ini disambut baik oleh warga, karena diharapkan dapat menekan harga cabai yang terus naik. Foto Beny
Kediri pojokpitu.com, Harga cabai di Kota Kediri terus merangkak naik, mencapai Rp 70 ribu perkilogramnya. Guna menekan terus melambungnya harga cabai sejak sebulan terakhir, Tim Pengendalai Inflasi Daerah, atau TPID menggelar oparasi pasar.

Kenaikan harga cabai ini disebabkan oleh musim kemarau yang berpengaruh pada hasil panen yang turun. Di tingkat petani, produksi cabai mulai berkurang karena selain faktor kemarau. Juga banyak tanaman cabai yang mulai tua dan mati.

Untuk menekan harga agar tidak terus melambung, tim TPID Kota Kediri yang terdiri dari Bulog, Disperindag, Bank Indonesia, dan kepolisian , menggelar operasi pasar.

Yanti salah satu warga Kota Kediri mengaku , hingga saat ini harga cabai di pasar terus mengalami kenaikan hingga Rp 70 ribu. Sementara di operasi pasar ini warga bisa membeli dengan harga Rp 48 ribu.

Operasi pasar digelar di tiga titik, di Taman Sekartaji, taman makam pahlawan, dan lapangan Gajahmada, yang rencananya digelar selama 2 hari. Namun jika antusias warga tingggi opreasai pasar dimungkinkan akan diperpanjang.

Selain cabai, dalam operasi pasar juga dijual telor, yang dijual seharga Rp 17.500 perkilogrmanya, gula pasir dijual Rp 9.500 perkilogrmanya.

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Covid 19, Bulog Adakan Operasi Pasar Murah

Anggota Dewan Imbau Pemkot, Operasi Pasar Harus Merata

Gula Pasir Mahal, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah

Gubenur Jawa Timur Gelar Operasi Pasar Gula
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  12 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  13 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Peristiwa  2 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  12 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber