Berita Terbaru :
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
   

Awal Agustus, Calon Pengantin Wajib Tes Urine Narkotika
Metropolis  Rabu, 17-07-2019 | 17:38 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Sesuai hasil kesepakatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim dengan Kementerian Agama Jatim, terhitung awal Agustus 2019, calon pasangan pengantin wajib melakukan tes urine untuk narkotika. Aturan baru mendapat buku nikah ini dilakukan untuk melahirkan generasi emas yang bebas dari narkotika.

Peredaran narkotika di Jawa Timur masih marak dan terus diperangi. Bahkan untuk memutus jaringan narkotika ini, Kanwil Kementrian Agama Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jatim melakukan kesepakatan bersama. Kesepakatan yang melahirkan aturan baru ini, yaitu kewajiban test urine bagi pasangan calon pengantin yang hendak mencatatkan pernikahannya di seluruh Kantor Urusan Agama di Jawa Timur.
 
"Aturan baru ini, rencananya akan diberlakukan mulai awal Agustus 2019. Aturan ini dikeluarkan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dan wajib dilakukan sebagai salah satu syarat mendapatkan buku nikah resmi. Selama tes urine, bagi pasangan calon pengantin yang diketahui positif narkoba, akan dilakukan pengobatan dan rehabilitasi secara gratis oleh BNNP Jatim setelah pernikahan," kata Brigjend Pol Bambang Priyambadha, Kepala BNNP Jawa Timur.
 
Tentu saja, aturan baru ini disambut positif oleh sejumlah calon pengantin. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menekan penggunaan narkotika di kalangan muda, terutama para pasangan calon pengantin. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu calon pengantin yang hendak menikah Desember mendatang ini.
  
Dengan upaya ini, diharapkan mampu melahirkan generasi emas dari pasangan pengantin yang bebas dari narkotika.(end)

Berita Terkait

Perangi Narkoba, Ratusan Polisi Jalani Tes Urine di Mapolres

BNNK Tuban Tes Urine Bupati dan Pegawai Pemkab

Tes Urine Khusus Perangkat Desa, Ditemukan 2 Orang Konsumsi Obat Penenang

Sebelum Menikah, Calon Pengantin Wajib Tes di BNNK Mojokerto
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  12 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  14 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  13 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber