Berita Terbaru :
Pemkab Ngawi Belum Berani Buka Lokasi Obyek Wisata
Patroli New Normal, Rapid Tes Didapati 6 Org Reaktif
PGRI Jatim Usulkan KBM Dimulai Januari 2021
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
   

Layani Daerah Terpencil, RS Terapung Unair Dapat Penghargaan
Kesehatan  Rabu, 17-07-2019 | 16:36 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Rumah Sakit Terapung Unair menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Asian Hospital Management 2019. Dalam kontes itu, RST Ksatria Airlangga dinilai unik dan berbeda dibandingkan rumah sakit lain.

RSTKA dalam setahun perjalanannya berhasil singgah di 25 titik kepulauan di Indonesia. Rumah Sakit Terapung Unair tersebut dinilai mampu melayani masyarakat bahkan di wilayah yang sulit dijangkau.

"Pada ajang Asian Hospital Management 2019 di Hanoi Vietnam, RSTKA menjadi pemenang dalam hal rumah sakit yang tak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga perhatian pada masyarakat sekitar di daerah yang sulit dijangkau. Sehingga pihak RSTKA selalu melibatkan stakeholder daerah untuk melayani masyarakat," tutur Dr. Pudjo Hartono, Sp.Og (K), Tim RSTKA.

"Rumah sakit milik Unair ini merupakan rumah sakit spesialisasi, karena banyak daerah yang tak terjangkau layanan kesehatan membutuhkan peran dokter spesialis. Pun telah melayani ribuan pasien, kendala utama dalam perjalanan RSTKA adalah cuaca," imbuh Prof. Soetojo Sp.U (K), Dekan FK Unair.

Ke depan, RSTKA berharap mampu melayani masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau, lebih banyak. Sebab, letak geografis Indonesia menjadikan masyarakat wilayah kepulauan sulit mendapatkan akses kesehatan yang layak.(end)

Berita Terkait

Rumah Sakit Terapung Layanan Kesehatan Warga Kepulauan Diresmikan

Layani Daerah Terpencil, RS Terapung Unair Dapat Penghargaan

Kisah Satu Tahun RS Terapung Ksatria Airlangga Berlayar

RS Kapal Terapung Ksatria Airlangga Segera ke Pulau Sapeken
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  10 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  7 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  22 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  24 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber