Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Atlit Karate Berprestasi Internasional, Hidup Pas Pasan
Rabu, 17-07-2019 | 16:01 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Hidup serba pas pasan, tidak menyurutkan semangat seorang atlit karate di Sidoarjo untuk meraih prestasi. Bahkan, prestasinya menyabet perak di turnamen karate tingkat dunia pada 2017. Tidak itu saja, dirinya juga sering menjuarai perlombaan tingkat nasional. Guna mendukung perjuangan sang atlit, orang tuanya sering mencari pinjaman uang.

Salsabila Ragil Putri Ardiana, pelajar yang berusia 16 tahun dan masih duduk dibangku kelas 1 SMA Negeri Wonoayu, sekilas aktifitasnya tidak ada bedanya dengan gadis seusianya. Namun, siapa sangka, anak pasangan Nardi Kurdianto dan Nunuk Mardiana ini, merupakan atlit karate yang memilki prestasi cemerlang.

Keterbatasan ekonumi, menjadikan atlit karate tingkat pelajar ini, harus membantu kesibukan orang tuanya berjualan warung klontong di rumahnya, di Perumahan Taman Surya Kencana, Desa Grogol, Kecamatan Tulangan.
 
Bela, panggilan akrab gadis yang kini baru duduk kelas 1 SMA Negeri Wonoayu ini, mulai menggeluti olah raga karate sejak kelas 2 SD. Sedikitnya 160 mendali perunggu, perak dan emas yang sudah disabetnya di berbagai turnamen maupun lomba tingkat regional, nasional maupun internasional.
 
Bahkan, dirinya meraih mendali perak saat mengikuti lomba karate tingkap pelajar di Jerman pada 2017 lalu, yang diikuti delapan ratus atlit dari 87 negara di dunia. Dirinyapun juga menyabet juara pertama dan memperoleh mendali emas di ajang pekan olah raga provinsi tahun 2019.
 
Dengan meluangkan waktu pada malam hari, Bella berlatih bersama guru dan yuniornya di Inkai Dojo Sepande pada malam hari. Pasalnya, pada siang hari Bella sekolah dan sibuk membantu orang tuanya berjualan.
 
Di tempat inilah Bella ditempa menjadi atlit karate handal dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Kendati memiliki prestasi yang gemilang, kehidupan atlit ini nampak jauh dari sosok seorang atlit yang berprestasi.  
 
Pihak orang tua sendiri bekerja keras untuk mendukung perjuangan sebagai atlit anaknya. Bahkan, mereka sering mencari pinjaman untuk membiaya anaknya untuk berlatih maupun mengikuti perlombaan.
 
Pihak pemkab setempat terkesan kurang memberikan suport maksimal. "Janji akan memberikan uang pembinaan jika mendapatkan mendali emas, hingga saat ini belum terealisasi, padahal uang tersebut rencananya untuk membiayai keperluan Bella," tutur Nunuk Mardiana, ibunda atlit Bella.
 
Mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut dan akan tetap berjuang mewujudkan cita - cita Bella agar menajdi atlit nasional. Mereka mengharapkan, agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi atlit dan memberikan dukungan maksimal agar atlit Sidoarjo bisa lebih berprestasi.(end)

Berita Terkait


Atlit Karate Berprestasi Internasional, Hidup Pas Pasan

Dandim Hadiri Pembukaan Kejuaraan Karate Kapolres Ngawi Tahun 2017

Forki Jatim Bantah Larang Atlet Karate Berhijab

Karate Jatim Try Out Ke Turki


Forki Jatim Bantah Larang Atlet Karate Berhijab

Inkanas Sumbang Separuh Atlit Karate dari Polri dan Masyarakat

Mabes TNI Gelar Kejurnas Karate Piala Panglima TNI 2016

Karate Jatim Try Out Ke Turki

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber