Berita Terbaru :
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Harga Cabe Rawit dan Keriting Tembus Rp 60 Ribu Perkilogram
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 17-07-2019 | 03:20 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Harga cabe di sejumlah pasar tradisional, di Kabupaten Bojonegoro, terus melambung tinggi. Kenaikan harga terjadi hingga lima kali sejak sepekan terakhir hingga menembus harga Rp 60 ribu perkilogram, terutama cabe rawit merah dan cabe tampar atau keriting.

Seperti yang terpantau di Pasar Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Harga berbagai jenis cabe melonjak drastis sejak sepekan terakhir.

Kenaikan harga bahkan terjadi sebanyak lima kali, dari kisaran harga Rp 15 ribu perkilogram, kini sudah menembus harga Rp 60 ribu perkilogramnya. Terutama cabe rawit merah, dan cabe keriting atau cabe tampar.

Sementara untuk cabe rawit hijau, saat ini berada dikisaran Rp 40 ribu perkilogram atau naik drastis dari harga sebelumnya, yang hanya dikisaran Rp 10 ribu perkilogram.

Sedang cabe plompong atau merah besar, saat ini mencapai Rp 50 ribu perkilogram, naik cukup signifikan dibanding harga awal yang hanya berkisar Rp 15 ribu per kilogramnya.

Budianto, pedagang di pasar setempat mengaku, naiknya harga cabe yang cukup signifikan ini, diduga akibat menipisnya stok cabe di pasaran, menyusul dampak kekeringan yang membuat para petani di daerah penghasil, mengalami gagal panen.

Namun demikian, meski harga cabe sedang mahal. Namun kondisi tersebut, belum berdampak pada komoditas lainnya, seperti bawang putih, bawang merah, serta tomat.

Harga bawang putih relatif masih stabil dikisaran harga Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang merah berada dikisaran Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu rupiah tiap kilogramnya.

Bahkan, penurunan harga justru terjadi pada tomat yang anjlok drastis dari harga Rp 8 sampai Rp 10 ribu perkilogram, kini hanya berada dikisaran Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu tiap kilogramnya.

"Tingginya harga cabe ini diperkirakan akan berlanjut, setidaknya hingga lebaran idul adha mendatang," kata Budianto.

Atas tingginya harga cabe ini, warga maupun pedagang berharap, segera ada upaya pemerintah, untuk mengendalikan harga cabe ini.

Tindakan nyata untuk menstabilkan harga cabe dibutuhkan, agar nantinya tidak semakin merugikan warga masyarakat.

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  9 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber