Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Harga Cabe Rawit dan Keriting Tembus Rp 60 Ribu Perkilogram
Rabu, 17-07-2019 | 03:20 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Harga cabe di sejumlah pasar tradisional, di Kabupaten Bojonegoro, terus melambung tinggi. Kenaikan harga terjadi hingga lima kali sejak sepekan terakhir hingga menembus harga Rp 60 ribu perkilogram, terutama cabe rawit merah dan cabe tampar atau keriting.

Seperti yang terpantau di Pasar Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Harga berbagai jenis cabe melonjak drastis sejak sepekan terakhir.

Kenaikan harga bahkan terjadi sebanyak lima kali, dari kisaran harga Rp 15 ribu perkilogram, kini sudah menembus harga Rp 60 ribu perkilogramnya. Terutama cabe rawit merah, dan cabe keriting atau cabe tampar.

Sementara untuk cabe rawit hijau, saat ini berada dikisaran Rp 40 ribu perkilogram atau naik drastis dari harga sebelumnya, yang hanya dikisaran Rp 10 ribu perkilogram.

Sedang cabe plompong atau merah besar, saat ini mencapai Rp 50 ribu perkilogram, naik cukup signifikan dibanding harga awal yang hanya berkisar Rp 15 ribu per kilogramnya.

Budianto, pedagang di pasar setempat mengaku, naiknya harga cabe yang cukup signifikan ini, diduga akibat menipisnya stok cabe di pasaran, menyusul dampak kekeringan yang membuat para petani di daerah penghasil, mengalami gagal panen.

Namun demikian, meski harga cabe sedang mahal. Namun kondisi tersebut, belum berdampak pada komoditas lainnya, seperti bawang putih, bawang merah, serta tomat.

Harga bawang putih relatif masih stabil dikisaran harga Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang merah berada dikisaran Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu rupiah tiap kilogramnya.

Bahkan, penurunan harga justru terjadi pada tomat yang anjlok drastis dari harga Rp 8 sampai Rp 10 ribu perkilogram, kini hanya berada dikisaran Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu tiap kilogramnya.

"Tingginya harga cabe ini diperkirakan akan berlanjut, setidaknya hingga lebaran idul adha mendatang," kata Budianto.

Atas tingginya harga cabe ini, warga maupun pedagang berharap, segera ada upaya pemerintah, untuk mengendalikan harga cabe ini.

Tindakan nyata untuk menstabilkan harga cabe dibutuhkan, agar nantinya tidak semakin merugikan warga masyarakat.

Berita Terkait


Panen Melimpah, Harga Cabai Malah Anjlok

Panen Belum Merata, Harga Cabai Rawit Naik Turun

Petani Keluhkan Harga Cabe Anjlok Drastis Memasuki Puncak Musim Panen

Sempat Turun, Harga Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik


Hore..Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun

Harga Cabai 85 Ribu, Olahan Sambal Jenggelek Khas Kota Probolinggo Tembus Mancanegara

Harga Cabai di Lamongan Tembus 100 Ribu Perkilo Gram

Stok Petani Terbatas Harga Cabai Terus Melambung

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber