Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Kepsek Berdalih Sumbangan Saat PPDB Tak Langgar Permendikbud
Senin, 15-07-2019 | 19:13 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Sidang lanjutan kasus dugaan pungutan liar dengan terdakwa mantan kepala sekolah SMP Negeri 2 Tulungagung, Eko Purnomo, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin siang. Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa ini, Eko Purnomo berdalih bila permintaan sumbangan terhadap orangtua calon siswa saat PPDB bukanlah pungli, dan tidak melanggar Permendikbud.

Bantahan tak melakukan pungli tersebut diungkapkan Eko Purnomo, mantan kepala sekolah SMP Negeri 2 Tulungagung, saat menjalani sidang lanjutan di ruang candra Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin siang.

Eko mengatakan, bila permintaan sumbangan terhadap 12 orangtua calon siswa bukanlah pungli dan tidak melanggar Permendikbud nomor 11 tahun 2017. Eko menjelaskan, bila sumbangan bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat PPDB.

Usai agenda pemeriksaan terdakwa ini, sidang akan dilanjutkan dua minggu mendatang dengan agenda tuntutan dari jaksa penuntut umum Kejari Tulungagung.

Sekedar diketahui, Eko Purnomo, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tulungagung didakwa melakukan pungutan liar atau pungli dana penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2017-2018. Dalam dakwaan, jaksa Kejari Tulungagung menilai terdakwa terbukti menerima pungli Rp 27 juta yang diterimanya dari 12 calon walimurid.

Atas perbuatan terdakwa ini, jaksa Kejari Tulungagung menjerat terdakwa dengan pasal 12 e UU RI 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah undang-undang nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP.(end)



Berita Terkait


Kepsek Berdalih Sumbangan Saat PPDB Tak Langgar Permendikbud


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber