Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Perkutut Lokal Disebut Sebagai Burung Pewaris Budaya Leluhur
Senin, 15-07-2019 | 17:56 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Dalam budaya Jawa, burung perkutut termasuk burung kasta atas sebagai kelangenan ( kesukaan ) masyarakat. Suaranya yang khas membuat burung dalam bahasa latinnya bernama Geopelia Striata ini, semakin digemari dan banyak dipelihara. Bahkan beberapa tahun terakhir sering diperlombakan di tingkat nasional.

Sempat tersisihkan karena kalah bersaing dengan burung kicau lainnya, kini secara perlahan burung perkutut, khususnya perkutut lokal mulai menunjukkan geliatnya. Bahkan animo masyarakat terhadap perkutut lokal sangat besar, dan sudah tersebar melalui komunitas di seluruh Indonesia.

Burung perkutut lokal ini, termasuk burung kasta atas sebagai kelangenan ( kesukaan ) masyarakat. Burung yang memiliki suara khas ini, konon merupakan warisan budaya leluhur, karena burung ini juga dianggap sebagai kelengkapan seorang pria Jawa sejati, selain wisma ( rumah ), garwo ( istri ), serta curigo ( keris ) dan turonggo ( kuda ).

"Ada beberapa jenis perkutut lokal, yang saat ini banyak dipelihara para penghobby, yakni perkutut songgo ratu dengan ciri - ciri memiliki jambul putih, perkutut lurah, serta perkutut hitam dan perkutut putih. Karena  perkembangan perkutut lokal semakin semarak, mulailah diperlombakan hingga tingkat nasional. Seperti yang digelar oleh Perkumpulan Penghobby Pelestari Perkutut Surabaya (P4S) bersama P4LSI Korda Jatim," kata Dedi Subandono, Ketua P4LSI Korda Jatim

Sementara, berkat kecintaannya terhadap burung perkutut ini, empat orang sekawan, yaitu Catur Rozi Asal Kendal, Mbah Tesyy, Hudy Basunjaya dan Budi Sulistyo asal Semarang, rela datang ke Surabaya dengan menaiki motor dari Jawa Tengah. Menurut mereka karena hobby burung perkutut ini, sudah banyak mendapatkan teman.

Pada perlombaan ini, dibagi 3 kategori lomba yakni kelas perkutut lokal, perkutut peliharaan dan kelas bebas. Harapan dari lomba ini, bisa menjadi ajang untuk melestarikan budaya leluhur, khususnya perkutut lokal.(end)


Berita Terkait


Perkutut Lokal Disebut Sebagai Burung Pewaris Budaya Leluhur


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber