Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Presiden Jokowi Intruksikan Kepala Daerah Siaga Kekeringan
Senin, 15-07-2019 | 17:23 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada jajaranya untuk gerak cepat terhadap potensi kekeringan yang bakal terjadi di musim kemarau panjang tahun ini. Hal tersebut dilakukan agar potensi gagal panen akibat kekeringan tidak terjadi.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo, dalam rapat terbatas dengan jajaranya di Istana Presiden Jakarta, dikatakan Jokowi dari laporan BMKG. Jokowi menyebut musim kemarau di Indonesia bakal panjang puncaknya pada Agustus dan September.

"Saya sudah meminta kepada mentri dan gubernur untuk mengecek dan mematau terkait kekeringan yang terjadi," kata Joko Widodo.
 
Menurut Jokowi, hal itu perlu segera diantisipasi sebab kering selama 21 hari tanpa hujan masuk status waspada, sedangkan 31 hari sebagai siaga dan jika 61 hari tanpa hujan masuk status awas.0

"Adapun wilayah yang mengalami kekeringan berkepanjangan sekarang adalah Jawa Barat, Jawa Tengah sebagian wilayah Jawa Timur," ujar Presiden.

Mantan Wali Kota Solo, ini juga meminta kepada seluruh pejabat negara untuk memastikan pasokan air bersih dan pertanian dapat terjaga. Sehingga risiko gagal panen bisa dihindari. (yos)

Berita Terkait


Pasokan Air Waduk Wonorejo Menipis, Operasional PLTA Dibatasi 8 Jam Perhari

Wah Gawat, 4 Ribu Warga Magetan Krisis Air Bersih

Meski Anggaran Besar, BPBD Sampang Belum Memaksimalkan Bantuan Air Bersih

BPBD Jatim Rencanakan Hujan Buatan di Ngawi


Harga Air Bersih Mahal, Polres Ngawi Bantu Korban Kekeringan

Dampak Musim Kemarau 101 Hektare Sawah Kekeringan

Pemkab Jombang Siapkan Rp 2 Miliar Tangani Korban Kekeringan

Raker Bahas Kebakaran Hutan dan Kekeringan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber