Berita Terbaru :
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
   

Terulang, Isu Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Mengganas
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 15-07-2019 | 03:13 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Setiap kali wilayah Timur Tengah ricuh, pelaku industri global migas kalut. Alasannya pasti sama. Jalur migas dari negara-negara Timur Tengah bakal terhambat dengan keadaan nonkondusif.

Keadaan itu terulang saat isu Iran memanas. New York Times merilis bahwa harga minyak mentah Brent meningkat 3,5 persen menjadi USD 61 (Rp 853 ribu) per barel Kamis lalu (11/7).

Satu-satunya alasan yang menahan harga komoditas fosil tersebut meroket adalah ekonomi Tiongkok, konsumen migas terbesar, yang lesu.

"Kapal dari berbagai negara pasti melalui jalur tersebut. Jika jalur tak aman, risiko pasokan pasti meninggi," ujar Paolo dAmico, ketua International Association of Independent Tanker Owners.

Pertanyaannya, apakah tak ada solusi lain? Masalah klise itu seperti berulang. Jika Selat Hormuz tertutup, 20 persen pasokan minyak bakal tersendat. Konsumen dari Asia merupakan pelanggan terbesar dari negara-negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, atau Oman.

Pemerintah Arab Saudi dan Qatar sudah berupaya membuat jalur alternatif. Mereka membangun jalur pipa migas lintas negara sampai ke luar perairan teluk. Namun, jalur tersebut pun masih rentan terhadap serangan. Pada Juni lalu, jaringan pipa itu diledakkan kelompok Houthi dan membuat pasokan minyak terhenti sementara.

"Menurut saya, jalur-jalur alternatif ini tidak efisien. Apalagi, mereka jauh dari pangsa pasar utama, yaitu Asia," ujar pakar migas Kuwait Kamel al-Harami kepada Agence France-Presse. (bil/c19/dos/end)

Berita Terkait

Terulang, Isu Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Mengganas
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  2 jam

Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Covid-19  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber