Berita Terbaru :
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
Butuh 30 Hari MA Putuskan Bupati Jember
Timnas Belum Latihan, PSSI Berdalih Jumlah Peserta Swab Test Banyak
   

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Ranmor dan Barang Bukti Kejahatan
Metropolis  Minggu, 14-07-2019 | 14:39 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Satreskrim Polrestabes Surabaya merilis 3 orang tersangka komplotan begal yang kemarin berhasil ditembak mati anggota resmob di kawasan Dharmahusada Indah Surabaya. Dari tangan ketiga orang tersangka yang dikenal sadis ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, sebuah mobil Calva, dua motor hasil kejahatan, 3 pisau penghabisan dan kunci T serta letter - L.

Sejumlah barang bukti kejahatan dari tiga tersangka komplotan begal yang tewas ditembak petugas Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu kemarin di kawasan Dharmahusada Indah Surabaya, berhasil disita pihak kepolisian. 

"Barang bukti tersebut, meliputi 3 pisau penghabisan, celurit, kunci T dan letter L), serta sebuah mobil rental Toyota Calya, dua motor hasil kejahatan, dan sejumlah bukti lain yang selama ini digunakan komplotan ini beraksi," tutur AKBP Sudamiran - Kasatreskrim Polrestabes Surabaya.

Ketiga tersangka, yakni Susanto Efendi, 37 tahun, serta Sofyan 27 tahun dan Idris Efendi 24 tahun, yang ketiganya merupakan warga jember. Dari catatan kejahatan, komplotan yang dikendalikan oleh tersangka Sofyan ini, telah berhasil membawa kabur motor di 7 TKP di kawasan Jojoran. Bahkan saat beraksi, tersangka dikenal sadis, dan tak segan melukai maupun menghabisi korbannya jika melawan.  

Seperti pengakuan dari salah satu korbannya, Ainul yang saat itu memergoki pelaku membawa kabur motornya. Korban sempat diancam akan dihabisi jika berteriak. 

Sudamiran menambahkan, tidak hanya di kawasan Jojoran, komplotan pencurian motor antar kota ini, juga pernah beraksi di 5 TKP lainnya di Surabaya, yakni Kejawan Putih Tambak, Jalan Menur, Dharmawangsa, dan Jalan Mojo.(end)

Berita Terkait

Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura

Pasutri Curi Motor Puluhan TKP Ditangkap Tim Resmob Polresta Banyuwangi

Rumah Pemimpin Redaksi Stasiun Televisi Dibobol, Satu Motor Raib Digondol Maling

Aksi Pencurian Sepeda Motor Terekam CCTV, Hanya 15 Menit Motor Lenyap
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  6 jam

Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  3 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  6 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber