Berita Terbaru :
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Gara-Gara Berebut Warisan, Saudara Tega Aniaya Saudara Sendiri
Peristiwa  Minggu, 14-07-2019 | 10:06 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Hanya gara-gara berpapasan di jalan yang sempit dan tersenggol hingga jatuh di parit, dua saudara ini cekcok hingga terjadi penganiayaan yang mengakibatkan luka robek pada korban akibat sabetan senajata tajam jenis sabit. Hal itu diduga akibat pembagian warisan yang tidak merata dari orangtua mereka.

Salimin  (62) warga Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang ditangkap Satreskrim Polsek Kalipare setelah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban terluka parah.

Penganiayaan dilakukan pelaku hanya karena permasalahan sepele yang dialami di jalan arah pemakaman saat korban pulang dari makam dan berpapasan di jalan yang sempit. Mereka sama-sama tidak mau mengalah.

"Saat itu istri Matrawi,  Karmi tengah pulang dari pemakaman bersama suami, dan saat berada di jalan sempit, bertemu pelaku Salimin yang masih saudara kandung, dan menyenggol istri korban hingga jatuh ke dalam parit," papar AKP Sutomo, Kapolsek Kalipare.

"Akibatnya, cekcok keduanya terjadi, dan Matrawi berusaha melerai mereka dengan hendak merebut sabit yang dibawa Salimin, namun gagal. Malah korban terjatuh dan disabetkan sabit ke arahnya," sambung AKP Sutomo.

"Matrawi kemudian mendapatkan sabetan mengenai lengan, paha, siku serta dahi akibat pukulan, dan harus dilarikan kerumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan dan jahitan akibat robek," paparnya lebih lanjut. 

"Pihak istri langsung melaporkan ke Polsek Kalipare dan segera melakuan penangkapan kepada pelaku yang konon dipicu oleh permasalahan warisan hingga saudara kandung tega dianiaya," pungkasnya.

Kini, pelaku harus mendekam disel tahanan polsek kalipare beserta barang bukti sabit yang digunakan dan dijerat dengan pasal 351 kuhp tentang penganiayaan, yang ancaman hukumannya maksimal hingga 10 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Tangkap Penganiaya Remaja, Polisi Temukan Pisau dan Pil Obat Keras

Hajar Tukang Parkir , Karena Cemburu Pacar Diajak Jalan - Jalan

Diduga Stres, Pemuda Bacok Pengguna Jalan di Lampu Merah

Seorang Suami Tega Menganiaya Istri Dan Anak Tirinya Hingga Luka Parah
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  6 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  5 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  4 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber